Carles (2015) SHALAT TARAWIH MENURUT IMAM MALIK DAN IMAM SYAFI’I (Studi Komparatif tentang Jumlah Rakaatnya). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
FM.pdf Download (252kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (79kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (87kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (161kB) | Preview |
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (108kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (15kB) | Preview |
|
|
Text
EM.pdf Download (18kB) | Preview |
Abstract
Skripsiiniberjudul :Shalat Taraweh Menurut Imam Malik dan Imam Syafi’i (Studi Komparatif tentang Jumlah Rakaatnya). Aspekibadah di dalam Islam merupakansuatuhal yang sangatpentingdalamkehidupanmanusia.Karenalewatibadahseoranghambaakandinil aioleh sang penciptanyayakniAllah SWT sejauhmanakeyakinansertaketaqwaannya.Di dalam Islam mengenaladanyaibadah yang hukumnyawajibdanada pula hukumnyasunnah. Begitujugadenganhukumnyasholat. Ada sholatwajib (fardhu) danada pula sholatsunnah. Sholatsunnahadalahsholat yang diluarsholatfardhusebagaimana yang dikerjakanolehNabi Muhammad SAW. GunamendekatkandirikepadaAllah SWT danmengharapkantambahanpahala.Sholatsunnahhukumnyaada yang mu’akkaddanada pula ghairumu’akkad. Di antarasholatsunnahituadalahsholattaraweh yang hukumnyatermasuksholatsunnahmu’akkad. Shalat taraweh hukumnya sangat disunnahkan (sunnah Muakat), lebih utama berjamaah. Demikian pendapat Masyur yang disampaikan oleh para sahabat dan ulama. Ada beberapa pendapat tentang rakaat shalat taraweh, ada pendapat yang mengatakan bahwa shalat taraweh ini tidak ada batasan bilangannya, yaitu boleh dikerjakan dengan 20 (dua puluh) rakaat, 8 (delapan) rakaat, atau 36 (tiga puluh enam) rakaat. Para ulama sepakat bahwa shalat taraweh hukumnya sunnah (dianjurkan). Bahkan menurut ulama Hanafiah Habaliah dan Malikiah hukum sholat taraweh adalah sunnah muakat (sangat dianjurkan). Sholat ini dianjurkan bagi laki-laki dan perempuan. Sholat Taraweh merupakan salah satu syariah Islam. Sholat Taraweh hukumnya disunnahkan lebih utama berjamaah, demikian pendapat Maskhur yang disampaikan oleh para sahabat dan para ulama. Mazhab Malikiah melaksanakan sholat Taraweh sebanyak 36 (tiga puluh enam) rakaat sesuai riwayat ahli Madinah sebagaimana diketahui Mahzab Maliki menganggap tindakan ahli Madinah merupakan dalil yang bisa dijadikan landasan. Imam Syafi’i dan mayoritas ulama Syafi’iah, Imam Abu Hanifa, Imam Ahmad dan sebagian ulama Malikiah berpendapat bahwa lebih afdol sholat taraweh dilaksanakan secara berjamaah sebagaimana yang dilakukan oleh Umarbin Hattab dan para sahabat radhiyalahu ‘anhum.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.8 Sekte-sekte dalam Islam |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum |
Depositing User: | eva sartika |
Date Deposited: | 12 Sep 2016 19:17 |
Last Modified: | 12 Sep 2016 19:17 |
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7233 |
Actions (login required)
View Item |