PRAKTEK JUAL BELI ISTISHNA’ PADA USAHA PEMBUATANPERAHU DESA BENCAH KELUBI KECAMATAN TAPUNG DITINJAU PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH

Abdul Hamid, (2015) PRAKTEK JUAL BELI ISTISHNA’ PADA USAHA PEMBUATANPERAHU DESA BENCAH KELUBI KECAMATAN TAPUNG DITINJAU PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (19kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Praktek Jual Beli Istishna’ Pada Usaha PembuatanPerahu Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung Ditinjau Perspektif Fiqih Muamalah. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktek jual beli Istishna’ pada usaha pembuatan perahu dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktek jual beli Istishna’ pada usaha pembuatan perahu desa Bencah Kelubi kecamatan Tapung. Untuk meneliti masalah ini penulis mengambil data di desa Bencah Kelubi kecamatan Tapung. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah praktek jual beli Istishna’ pada usaha pembuatan perahu desa Bencah Kelubi kecamatan Tapung sudah sesuai dalam pandangan ekonomi Islam. Populasi dari penelitian ini adalah 20 orang pemilik usaha pembuatan perahu dan 40 orang pemesan (pembeli). Karena populasi dalam penelitian relatif sedikit, maka seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik Total Sampling. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang kemudian di analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Angket dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian melaluiObservasi, Wawancara, Angket dan Dokumentasi dapat diketahui bahwa pelaksanaan jual beli Istishna’ pada usaha pembuatan perahu desa Bencah Kelubi kecamatan Tapung sebagian sudah sesuai dengan konsep Istishna’dari segi pemesanan dan pembayarannya dimana dalam konsep Istishna’ jual beli dilakukan pemesanan dan dibayar diakhir atau di tangguhkan. Sedangkan kendala dan masalah yang tidak sesuai adalah masih ada pesanan barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang disepakati, keterlambatan penyelesaian, tidak adanya catatan perjanjian dalam pemesan barang dan penundaan pembayaran oleh pembeli (pemesan). Dan dalam ekonomi Islam ini tidak dibenarkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 12 Sep 2016 02:51
Last Modified: 12 Sep 2016 02:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7182

Actions (login required)

View Item View Item