PEMANFAATAN TANAH WAQAF PERKUBURAN UNTUK LAHAN PERKEBUNAN SAWIT DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

M. Amirul Mukminin, (2011) PEMANFAATAN TANAH WAQAF PERKUBURAN UNTUK LAHAN PERKEBUNAN SAWIT DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201147.pdf

Download (696kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Lahan Perkebunan Sawit Menurut Hukum Islam(Studi Kasus Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir) dengan latar belakang yaitu tanah wakaf yang ada di dalam kasus di atas adalah tanah wakaf yang akadnya merupakn akad tanah wakaf perkuburan. Namun karna tanah perkuburan masyarakat masih ada dan belum habis di manfaatkan maka pengurus wakaf(nazir wakaf) memanfaatkannya menjadi lahan perkebunan sawit. Hal ini yang kemudian dipermasalahkan oleh masyarakat terutama ahli waris para wakif yang telah meninggal tentang kebolehan pemanfaatan tanah yang mereka anggap telah menyalahi aturan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah penulis mencoba melihat dengan kacamata hukum islam tentang pemanfaatan tanah wakaf perkuburan untuk lahan perkebunan sawit.Ada dua permasalahn yang penulis angkat dalm penelitian ini yaitu (1) Faktor Pertimbangan Nazir Wakaf Dalam Pemanfaatan Fungsi Tanah Wakaf Perkuburan sebagai lahan perkebunan sawit(2) Bagaimana Pandangan Masyarakat Terhadap Keputusan Nazir Wakaf Dalam Pemanfaatan Tanah Wakaf(3) Analisis Hukum Islam. Tipe penelitian ini adalah penelitian lapangan(field research) yaitu penulis meneliti dengan mewawancarai langsung pelaku kasus dan orang yang ikut andil di dalamnya sehingga penulis mendapatkan gambaran yang jelas tentang kasus tersebut dengan bahan-bahan penelitian berupa hasil wawancara dan pengamatan mendalam serta bahan-bahan perpustakaan atau data sekunder yang relevan dengan masalah yang di teliti. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode analisa deskriptif terhadap data primer dan sekunder. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat,tokoh masyarakat dan agama di kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.Selanjutnya dalam penetapan jumlah sampel penulis menggunakan metode puposive sampling yaitu peneliti menetapkan sendiri jumlah sampel dari populasi yang ada. Dari seluruh populasi yang ada, penulis mengambil sampel sebanyak 20 orang yang terdiri dari masyrakat,tokoh masyrakat,pengurus wakaf,pengurus masjid,wakif dan ahli waris dari wakif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah(1) Faktor pertimbangan nazir wakaf dalam pemanfaatan tanah wakaf perkuburan menjadi lahan perkebunan sawit karna masih ada tanah perkuburan masyarakat yang kosong dan belum di manfaatkan sepenuhnya.(2) Walaupun ada di antara ahli waris wakif yang menentang, namun masyarakat beranggapan bahwa keputusan pengurus wakaf dalam memanfaatkan tanah wakaf sudah benar adanya. Karna dengan memanfaatkn tanah wakaf tersebut sebagai lahan perkebunan sawit pengurus masjid telah menyelamatkan aset agama dari ke sia-siaan.(3) Ulama berbeda pendapat tentang pemanfaatan tanah wakaf namun sebagian besar dari mereka sepakat bahwa pemanfaatan tanah wakaf yang berbeda dengan akadnya boleh saja di lakukan jika hal tersebut harus di lakukan. Dari penelitian penulis tentang kasus yang terjadi di lokasi penelitian penulis, maka penulis menyimpulkan bahwa Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Lahan Perkebunan Sawit di Kepenghulan Bagan batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir tidak bertentangan dengan hukum islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 12 Jan 2016 05:11
Last Modified: 12 Jan 2016 05:11
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/711

Actions (login required)

View Item View Item