PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PADA MAHKAMAH TINGGI SYARIAH KOTA BHARU KELANTAN, MALAYSIA (Analisis Kasus Nomor 03000-017-0010-2012)

Ahmad Syahid (2015) PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PADA MAHKAMAH TINGGI SYARIAH KOTA BHARU KELANTAN, MALAYSIA (Analisis Kasus Nomor 03000-017-0010-2012). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (120kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (28kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “Pembagian Harta Bersama Pada Mahkamah Tinggi Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia (Analisis Kasus Nomor 03000-017-0010-2012)”. Pada Mahkamah Tinggi Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia, dalam perbicaraan kasus harta bersama nomor 03000-017-0010-2012, dalam tempoh perkawinan antara Plaintif dan Defendan mereka telah membeli harta berupa sebuah rumah, sebuah kereta dan sebuah saham. Setelah berlaku perceraian, Plaintif telah memfailkan kasus ke pengadilan menuntut kadar separuh dari nilai harta yang diperolehi bersama dalam tempoh perkawinan itu. Dalam putusan yang dibuat pada 21 Juni 2012, Hakim Bicara memutuskan bahwa 10% daripada nilai rumah dan 20% dari nilai kereta dapat kepada Plaintif. Manakala Plaintif tidak mendapat apa-apa kadar dari nilai saham. Hakim Bicara telah menolak permohonan Plaintif terhadap tuntutan saham tersebut apabila saham tersebut telah tiada semasa prosiding Mahkamah masih belum selesai karena sudah dijual oleh Defendan. Penjualan saham ini langsung tidak ketahui oleh Plaintif karena tidak pernah dinyatakan oleh Defendan dan Plaintif hanya mengetahui akan penjualan saham tersebut apabila dinyatakan oleh Defendan semasa sesi soalan balas dengan pengacara Plaintif. Dari permasalahan diatas maka penelitian ini adalah bertujuan menjelaskan pembagian harta bersama di Mahkamah Tinggi Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia dan menganalisis putusan Hakim Bicara terhadap kasus harta bersama nomor 03000-017-0010-2012 menurut hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu suatu kajian yang menggunakan literatur kepustakaan yang ada relevansinya dengan ruang lingkup pembahasaan dan memuatkan wawancara sebagai data pelengkap. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus harta bersama nomor 03000-017-0010-2012 pada Mahkamah Tinggi Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia dengan memperhatikan alasan-alasan hukum yang digunakan oleh hakim untuk sampai kepada putusannya. Walaupun tidak ada ketetapan khusus masalah harta bersama dalam hukum Syarak secara nyata, namun ia merupakan adat yang telah diterima pakai dan mendatangkan kebaikan kepada kaum wanita. Dalam Islam, apabila adat atau uruf diakui kebaikannya dan telah diberi pengiktirafan undang-undang, kedudukannya adalah menjadi suatu peraturan atau perundangan yang mesti diikuti dan dikuatkuasakan. Dalam masalah harta yang didapati secara bersama antara suami dan istri, menurut Islam harus dibagi secara adil dan merata sesuai dengan adat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 31 Aug 2016 05:38
Last Modified: 31 Aug 2016 05:38
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/6640

Actions (login required)

View Item View Item