STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI

Ahmad Ikhsan, (2015) STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (195kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (18kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul” STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI”. Ini ditulis berdasarkan latar belakang pemikiran ulama, bahwa menurut jumhur ulama seseorang yang masuk islam tidak berhak menjadi ahli waris sebelum harta waris dibagi dan berbeda dengan pendapat ibnu qudamah yang memberikan hak waris kepada seseorang yang masuk islam sebelum harta waris di bagi. Dengan demikian dalam skripsi ini penulis membahas dan mengkaji Tentang bagaimana pendapat Ibnu Qudamah tentang hak waris seseorang yang masuk Islam sebelum harta waris dibagi. Bagaimana istinbath hukum Ibnu Qudamah tentang hak waris seseorang yang masuk Islam sebelum harta waris dibagi. Dan Bagaimana tinjauan hukum kewarisan islam tentang pendapat Ibnu Qudamah tersebut. Penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan kitab al-Mughni, sebagai rujukan primernya. Kemudian setelah diadakan penganalisaan terhadap bahan yang terkumpul maka penulis menyimpulkan bahwa Hasil dari pembahasan menunjukkan bahwa Ibnu Qudamah menetapkan memberikan hak waris kepada orang yang masuk Islam sebelum harta waris dibagi dengan alasan agar orang-orang kafir tertarik kepada Islam dan hak kewarisan beralih menjelang pembagian dan bukan pada waktu terjadinya kematian pewaris. Selain itu Ibnu Qudamah juga menggunakan dasar-dasar dari hadis Nabi SAW dan qoul sahabat untuk mendukung dan memperkuat pendapatnya. Kebanyakan ulama perpendapat bahwa seseorang yang masuk islam sebelum harta waris dibagi dia tidak berhak menjadi ahli waris, karena penetapannya adalah ketika kematian pewaris.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 31 Aug 2016 05:25
Last Modified: 31 Aug 2016 05:25
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/6633

Actions (login required)

View Item View Item