PUTUSAN HAKIM MAHKAMAH RENDAH SYARIAH DAERAH KUALA TERENGGANU TENTANG KEBOLEHAN BERPOLIGAMI BERDASARKAN ENAKMEN UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM TERENGGANU TAHUN 2003 DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Abdul Syukur Bin Abd. Rahim, (2014) PUTUSAN HAKIM MAHKAMAH RENDAH SYARIAH DAERAH KUALA TERENGGANU TENTANG KEBOLEHAN BERPOLIGAMI BERDASARKAN ENAKMEN UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM TERENGGANU TAHUN 2003 DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Putusan Hakim Mahkamah Rendah Syariah Daerah Kuala Terengganu Tentang Kebolehan Berpoligami Berdasarkan Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Negeri Terengganu Tahun 2003 Ditinjau Menurut Perspektif Hukum Islam”. Penelitian ini dilaksanakan sebagai syarat memperoleh gelar Sarjana Syariah (S.Sy) tempat di mana penulis menimba ilmu pengetahuan di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SUSKA Riau. Dalam skripsi ini, penulis memaparkan tentang putusan Hakim Mahkamah Rendah Syariah Kuala Terengganu dalam wewenang kepada pemohon poligami meskipun pemohon tidak berkemampuan untuk berpoligami. Penulis menganalisa alasan dan pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara tersebut, selanjutnya dilakukan analisis hukum Islam terhadap fakta permasalahan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Oleh karena kasus yang diteliti penulis hanya lima kasus, dan jumlah populasi yang tidak terlalu banyak, maka semuanya dijadikan sampel. Hal ini merupakan sumber data yang bersifat primer. Adapun sumber data yang bersifat sekunder dalam penelitian ini adalah literature pustaka. Penulis mengambil data yang diperlukan dengan beberapa metode yaitu wawancara dan dokumentasi. Penulis melakukan wawancara dengan pihak yang bersangkutan antaranya suami (pemohon) dan istri serta pihak-pihak lain sebagai informan antaranya para hakim, panitera, asisten panitera dan staf-staf mahkamah yang lain. Penulis mengambil juga dokumentasi yaitu dengan mengambil data dari berbagai dokumen atau catatan yang terkait dengan permohonan poligami tersebut di Mahkamah Rendah Syariah Kuala Terengganu. Bagi studi kepustakaan, penulis menelaah buku-buku yang terkait dengan persoalan yang diteliti. Dalam memaparkan data, penulis menggunakan metode analisi deskriptif kualitatif.Setelah dilakukan analisa, didapati bahwa Hakim telah memberi keizinan kepada pemohon untuk berpoligami walaupun pemohon tidak berkemampuan. Poligami seharusnya diizinkan sekiranya suami (pemohon) itu mampu lahir dan batin dan mampu untuk berlaku adil terhadap istri-istrinya. Hakim menggunakan alasan yang tidak sesuai dalam membolehkan poligami tersebut seperti menambah zuriat, membantu janda dan untuk mengelakkan perzinaan. Setelah dilakukan analisa dengan Hukum Islam, maka penulis menyimpulkan putusan Hakim Mahkamah Rendah Syariah Kuala Terengganu tidak bersesuaian dengan Hukum Syara’. Putusan hakim yang berlaku tidak bersesuaian Syara’ dan Enakmen Keluarga Islam tersebut dikhawatiri akan mendatangkan mudharat dan dampak negatif terhadap istri-istri kepada pemohon tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 20 Aug 2016 07:33
Last Modified: 20 Aug 2016 07:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/6404

Actions (login required)

View Item View Item