MAKNA KATA UKHUWAH DALAM AL- QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Ahmad Musthofa al-Maraghi dan M. Quraish Shihab)

Bakri, (2015) MAKNA KATA UKHUWAH DALAM AL- QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Ahmad Musthofa al-Maraghi dan M. Quraish Shihab). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “MAKNA KATA UKHUWAH DALAM AL-QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Ahmad Musthofa al-Maraghi dan M. Quraish Shihab)”, Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi kesenjangan sosial dan ketidak harmonisan hubungan sosial di lingkungan umat Islam sehingga menyebabkan umat ini menjadi mundur. Padahal persatuan dan persaudaraan sangat penting dalam membangun umat Islam untuk maju, karena persaudaraan merupkan tonggak persatuan dan kesatuan. Ia bagaikan tali pengikat antara sesuatu yang telah bercerai-berai atau terpisah. Jika ikatan itu dilepaskan, maka sesuatu itu menjadi terpisah dari yang lain. Maka dari itu perlu dikaji makna Ukhuwah dalam al-Qur’an. Dalam penelitian ini, digunakan metode Muqoron yaitu dengan membandingkan antara tafsir al-Maraghi dengan tafsir al-Misbah, kami memilih kedua tafsir ini, karena sama-sama tafsir modern, hanya saja dikarang oleh ulama yang berbeda, satu dari Timur Tengah, sedangkan satunya lagi dari Indonesia. Melalui penelitian ini dapat di simpulkan bahwa persaudaraan menurut alMaraghi dan Quraish Shihab memiliki konsep yang sama dalam menafsirkan kata “ukhuwah” dalam al-Qur’an, dimana secara umum antara kedua mufassir tersebut menyepakati bahwa makna kata ukhuwah itu adalah persaudaraan, baik seiman, sekandung atau tidak, bahkan persaudaraan sesama muslim itu juga termasuk dalam ukhuwah. Walaupun demikian juga terjadi perbedaan antara Ahmad Musthofa alMaraghi dengan M. Quraish Shihab dalam menafsirkan makna kata Ukhuwah. Menurut Tafsir Al-Maraghi orang yang tidak mau menjalin ukhuwah dan juga tidak berpegang pada tali Allah menuju jalan lurus Al-Maraghi menyamakan seperti orang-orang fasik yang bisa mengakibatkan permusuhan seperti yang terjadi antara suku Aus dan Khazraj. Sedangkan Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa orang yang tidak mau menjalin ukhuwah dinamai dengan ikhwan asysyayatin dalam arti memiliki sifat yang sama dengan setan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 15 Aug 2016 02:45
Last Modified: 15 Aug 2016 02:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/6302

Actions (login required)

View Item View Item