Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

HUKUM MEMBERIKAN MAHAR OLEH PELAKU KEPADA WANITA YANG DIPERKOSA (STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB ASY-SYAFI’I)

NURFATHONAH BINTI MOHAMMAD, - (2022) HUKUM MEMBERIKAN MAHAR OLEH PELAKU KEPADA WANITA YANG DIPERKOSA (STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB ASY-SYAFI’I). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Nurfathonah Binti Mohammad (2022): Hukum Memberikan Mahar Oleh Pelaku Kepada Wanita Yang Diperkosa (Studi Komparatif Antara Pendapat Mazhab Hanafi Dan Mazhab Asy-Syafi’i Penelitian ini dilatarbelakangi perbedaan pendapat antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Asy-Syafi‟i mengenai hukum memberikan mahar oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa. Adapun rumusan masalah yang penulis gunakan ialah Pertama, Bagaimana pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Asy-Syafi‟i mengenai hukum memberikan mahar oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa. Kedua, Bagaimana dalil yang digunakan oleh Mazhab Hanafi dan Mazhab Asy-Syafi‟i untuk mengistinbatkan hukum mengenai hukum memberikan mahar oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa. Seterusnya yang Ketiga Bagaimana analisis fiqh muqaranah terhadap pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Asy-Syafi‟i mengenai hukum memberikan mahar kepada wanita yang diperkosa. Dan adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui pendapat, dalil dan analisis fiqh muqaranah yang digunakan oleh Mazhab Hanafi dan Mazhab Asy-Syafi‟i mengenai hukum memberikan mahar oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yuridis, normatif hukum Islam yang menggunakan metode kepustakaan (library research) bersifat kualitatif iaitu dengan mengklasifikasikan sesuai dengan yang dibahas. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber primer dan sekunder, yang mana sumber hukum primer menggunakan kitab Al-Mabsuth oleh Imam dari mazhab Hanafi dan kitab Al-Umm oleh Imam Asy-Syafi‟i. Berdasarkan hasil penelitian penulis, menurut pendapat Mazhab Hanafi tidak ada mahar yang diberikan oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa, akan tetapi golongan ini berpendapat bahwa pelaku pemerkosa mendapat hukuman had. Manakala menurut pendapat Mazhab Asy-Syafi‟i, wajib memberikan mahar misil oleh pelaku kepada wanita yang diperkosa. Kata Kunci: Mazhab Hanafi, Mazhab Asy-Syafi’i, Mahar Wanita Yang Diperkosa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 01 Aug 2022 03:14
Last Modified: 03 Aug 2022 08:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/63002

Actions (login required)

View Item View Item