Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

LARANGAN AL QADZAF DALAM HADIS TINJAUAN HISTORI SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI

RISMON JUANDES, - (2022) LARANGAN AL QADZAF DALAM HADIS TINJAUAN HISTORI SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Larangan Al-Qadzaf Dalam Hadis Tinjauan Histori, Sosiologi dan Antropologi. Al-Qadzaf adalah melemparkan tuduhan zina terhadap orang lain, jika ia tidak dapat membuktikan tuduhannya maka ia dihukum dengan 80 kali cambuk/dera, tidak diterima kesaksian nya dan dinilai fasik. Bahkan pelakunya terancam mendapat hukuman di akhirat. Hal ini menunjukkan bahwa hukuman bagi orang yang melaporkan informasi perzinahan tidak kalah berat dibandingkan hukuman pelaku zina itu sendiri. Jika dilihat dari informasi hadis, maka bagaimana kualitas hadis al-qadzaf dan apa tujuan adanya hukuman al-qadzaf ditinjau dari segi histori, sosiologi dan antropologi. Skripsi ini tergolong kepada studi kepustakaan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang difokuskan kepada kajian hadis. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hadis yang berkaitan dengan tuduhan berzina berstatus shahih dan dapat dijadikan hujjah. Sedangkan jika dilihat dari sisi histori, sosiologi dan antropologi pada intinya Rasulullah SAW yang tidak menyukai perbuatan ini disebabkan perbuatan al-qadzaf berkaitan dengan kehormatan seorang hamba yang mana jika tuduhan tersebut menempel pada dirinya akan menimbulkan efek yang sangat besar dalam hidupnya. Diantaranya ia akan dianggap rendah oleh masyarakat, keturunan nya akan dikucilkan, serta kehormatan dirinya akan jatuh dan dianggap hina. Maka tujuan adanya had al-qadzaf adalah menjaga kehormatan seseorang, bahkan jika ia seorang budak hamba sahaya kehormatannya tetap diperhitungkan dan diperhatikan dan si penuduh akan tetap dihukum di akhirat. Kata kunci: Al-Qadzaf, Hukuman, Hadis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 25 Jul 2022 07:43
Last Modified: 25 Jul 2022 07:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/61807

Actions (login required)

View Item View Item