Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQIH SIYASAH TERHADAP PENANGANAN PASAL 279 UU LALU LINTAS NO 22 TAHUN 2009 MENGENAI PENANGANAN BALAP LIAR OLEH KEPOLISIAN SEKTOR KUNDUR UTARA KABUPATEN KARIMUN

MUHAMMAD SAFIKRIYADI., - (2022) TINJAUAN FIQIH SIYASAH TERHADAP PENANGANAN PASAL 279 UU LALU LINTAS NO 22 TAHUN 2009 MENGENAI PENANGANAN BALAP LIAR OLEH KEPOLISIAN SEKTOR KUNDUR UTARA KABUPATEN KARIMUN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (749kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI MUHAMMAD SAFIKRIYADI.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Muhammad Safikriyadi(2022):“Tinjauan Fiqih Siyasah Terhadap Pananganan Pasal 279 UU Lalu Lintas NO 22 Tahun 2009 Mengenai Penanganan Balap Liar Oleh Kepolisian Sektor Kundur Utara Kabupaten Karimun” Kenakalan remaja merupakan suatu isu yang sering terjadi dan sering ditampilkan diberbagai media.Media juga pun sering memuat berita tentang kenakalan remaja seperti perkelahian remaja, tawuran,narkoba dan balap liar.Selain itu tayangan kriminal ditelevisi juga memperlihatkan bahwa remaja juga termasuk sebagai pelaku tindakan kriminal seperti,merampok, mencuri, dan menggunakan narkoba, dan lain sebagainya. Kenakalan remaja itu bisa didefinisikan sebagai perilaku menyimpang atau tingkah laku yang tidak dapat diterima dimasyarakat sampai pelanggaran status hingga tindak krimina. Permasalahan yang mau diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan Kepolisian Sektor Kundur Utara dalam penanganan Balap Liar di Kundur Utara. Dan Bagaimana Tinjauan Dari Fiqih Siyasah Terhadap Pelaksanaan Kepolisian Sektor Kundur Utara Kabupaten Karimun Dalam Penanganan Balap Liar Berdasarkan pasal 279 UUD No 22 tahun 2009. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan mengunakan metode Kualitatif yang berlokasi di Penelitian lapangan adalah suatu inkuasi empris yang menyelidiki fenomena dalam konteks kehidupan nyata,bila mana batas-batas antara fenomena dan konteks tidak nampak tegas dan dimana multi sumber bukti dimanfaatkan. Adapun lokasi penelitian ini akan dilakukan di Kundur Utara Kabupaten Karimun. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penulis dapat menyimpulkan bahwasanya, Peran Polsek Kundur Utara Kabupaten Karimun dalam penertiban balap lair adalah memberikan sanksi berupa tilang,denda, penyuluhan,nasihat sosilisasi, pus up.Melakukan pencegahan dengan patroli, melakukan kerja sama dengan masyarakat dan pemberian sanksi,terhadap pelaku balap liar yang mengangu ketertiban dan kelancaran berlalu lintas berdasarkan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang didalamnya terdapat ketentuan larangan melakukan balapan liar yaitu pasal II5 huruf b dan pada pasal 297 menyebutkan bahwa di pidana dengan pidana yang menegaskan dipidana dengan pidana kurungan paling lama I (satu) tahun atau denda paling banyak RP.3.000.000.00 (Tiga juta rupiah) tehadap pelaku balap liar untuk memberikan efek jera dan agar untuk tidak melakukan balap liar. KataKunci : Fiqih Siyasah, Pasal 279 UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009 , Balap Liar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum > 342.598 Hukum Konstitusi di Indonesia, Hukum Tata Negara Indonesia
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 12 Jul 2022 01:44
Last Modified: 12 Jul 2022 01:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/61124

Actions (login required)

View Item View Item