Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

FENOMENA AIR TAWAR DAN AIR ASIN DALAM TINJAUAN OSEANOGRAFI MENURUT THANTHAWI JAUHARI

TARI ELVIONITA, - (2022) FENOMENA AIR TAWAR DAN AIR ASIN DALAM TINJAUAN OSEANOGRAFI MENURUT THANTHAWI JAUHARI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini membahas mengenai Fenomena air tawar dan air asin dalam tinjauan oseanografi menurut Thanthawi Jauhari. Sebuah skripsi untuk mengkaji dan meneliti bagaimana Thanthawi Jauhari menafsirkan ayat-ayat tentang fenomena air tawar dan air asin dalam tafsirnya. Fenomena yang sangat menarik ini yang mulai banyak temuan-temuan baru pada masa kini tentang air tawar dan air asin yang masih banyak menyimpan misteri. Fenomena air tawar dan air asin yang tidak bercampur karena adanya batas yang memisahkan keduanya untuk bercampur serta ditemukannya flora dan fauna dan sumber perhiasan di dalamnya yang menjadi tinjauan dalam penelitian ini.َMaka skripsi ini mengkaji serta menyimpulkan tentang Penafsiran fenomena air tawar dan air asin menurut pandangan mufasir (Thanthawi Jauhari), Penafsiran air tawar dan air asin secara konteks kekinian serta Fenomena air tawar dan air asin dalam tinjauan oseanografi. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan (library research) dan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi tematik (maudhu‟i). Data-data yang terkait dengan penelitian ini dikumpulkan melalui studi pustaka dengan pendekatan analisis data kualitatif. Penelitian ini disajikan dengan teknis analisis deskriptif, yaitu dengan menjelaskan ayat perayat yang berhubungan, dengan merujuk pada al-Qur‟an sebagai data primer dan buku-buku literatur yang berkaitan sebagai data sekunder. Adapun hasil penelitian dari surah al-Furqan ayat 53, al-Rahman ayat 19-20 dan al-Fatir ayat 12 menjelaskan fenomena air tawar dan air asin yang tidak bercampurَ antara keduanya serta ditemukannya flora dan fauna dan sumber perhiasan di dalamnya. Maka tidak akan ditemukan air yang asin bercampur dengan air tawar kemudian menjadi tawar, begitupun sebaliknya. karena adanya batas yang menghalangi keduanya untuk bercampur. Batas tersebut adalah batas yang bersifat ilahiyah. Kata Kunci : Fenomena, Air tawar, Air asin, Oseanografi, Thanthawi Jauhari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 30 May 2022 00:56
Last Modified: 30 May 2022 00:56
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/60151

Actions (login required)

View Item View Item