MENINGKATKAN INTERAKSI BELAJAR IPS PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CLASSROOM MEETING MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 038 AIR TIRIS KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR

Zubaida, (2011) MENINGKATKAN INTERAKSI BELAJAR IPS PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CLASSROOM MEETING MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 038 AIR TIRIS KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011255.pdf

Download (812kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya interaksi belajar murid pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, seperti masih ada murid yang malu-malu dalam mengeluarkan pendapat. Murid belum optimal dalam memberikan pertanyaan kepada guru. Murid belum terbiasa bersaing dalam menyampaikan pendapat dengan temannya. Murid belum dapat menemukan sendiri jawaban dari suatu pertanyaan yang diberikan guru. Untuk meningkatkan interaksi belajar murid maka pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran Classroom Meeting. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan interaksi belajar IPS pada materi sumber daya alam melalui model pembelajaran classroom meeting murid kelas IV Sekolah Dasar Muhammadiyah 038 Air Tiris Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah Penerapan Model Pembelajaran Classroom Meeting Dapat Meningkatkan Interaksi Belajar IPS Pada Materi Sumber Daya Alam Murid Kelas IV Sekolah Dasar Muhammadiyah 038 Air Tiris Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar?. Sedangkan yang menjadi hipotesis penelitian yaitu: Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Classroom Meeting Dapat Meningkatkan Interaksi Belajar IPS pada mata materi sumber daya alam melalui model pembelajaran classroom meeting murid kelas IV Sekolah Dasar Muhammadiyah 038 Air Tiris Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dan tiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Agar peneilitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan interaksi belajar murid dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dari data awal yang peneliti peroleh didapat rata-rata persentase 49,8, dengan kategori rendah. Setelah dilakukan tindakan perbaikan pada siklus I ternyata terjadi peningkatan interaksi belajar murid dengan rata-rata persentase 58,5. pada siklus II juga terjadi peningkatan dengan rata-rata persentase 66,6. Sedangkan pada siklus III mengalami peningkatan dengan sangat memuaskan dengan persentase 80,4 dengan kategori sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran Classroom Meeting dapat meningkatkan interaksi belajar murid.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 11 Jan 2016 03:29
Last Modified: 11 Jan 2016 03:29
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/590

Actions (login required)

View Item View Item