PENYESUAIAN DIRI DAN DEPRESI PADA NARAPIDANA DILEMBAGA PERMASYARAKATAN PEKANBARU RIAU

Anica Sari, (2014) PENYESUAIAN DIRI DAN DEPRESI PADA NARAPIDANA DILEMBAGA PERMASYARAKATAN PEKANBARU RIAU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (63kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (62kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

Narapidana adalah terpidana yang menjalani masa hukuman tahanan, selama menjalani proses hukuman narapidana dapat mengalami depresi. Depresi adalah gangguan suasana hati yang dimanifestasikan dalam gejala motivasional, emosional, kognitif dan fisik. Salah satu faktor yang mempengaruhi depresi adalah peyesuaian diri. Penyesuaian diri adalah kemampuan seseorang untuk menghadapi situasi-situasi baru dan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Penyesuaian diri dengan depresi pada narapidana, di Lembaga Permasyarakatan Pekanbaru Riau. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 319 narapidana dengan usia diatas 18 tahun dan masa hukuman lebih dari 1 tahun. Menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu teknik proposive sampling. Instrumen pengumpulan data variabel penyesuaian diri ini menggunakan metode skala likert dengan empat alternatif jawaban untuk 24 pernyataan yang terdiri dari favorable dan unfavorable, sedangkan instrument penelitian variabel depresi menggunakan skala Beck Depression Inventory (BDI) yang terdiri dari 21 pernyataan. Skala DBI memiliki validitas dan reliabilitas yang telah baku. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan negatif antara penyesuaian diri dengan depresi pada narapidana di lembaga pemasyarakatan Pekanbaru Riau. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik korelasi product moment menunjukkan ada korelasi sebesar 0,116 dengan taraf signifikansi 0,039 (p≤0,05), Artinya hubungan positif antara penyesuaian diri dengan depresi pada narapidana di lembaga pemasyarakatan Pekanbaru Riau, sehingga hipotesis yang diajukan ditolak (tidak terbukti)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Bagian Psikologi Industri dan Organisasi
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 29 Jul 2016 05:34
Last Modified: 29 Jul 2016 05:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5875

Actions (login required)

View Item View Item