USAHA GURU MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK EFEKTIF PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MADRASAH TSANAWIYAH 1 PEKANBARU

Lina Wati, (2010) USAHA GURU MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK EFEKTIF PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MADRASAH TSANAWIYAH 1 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2011312.pdf

Download (312kB) | Preview

Abstract

Siswa dikatakan berhasil dalam belajar apabila memiliki kemampuan dalam belajar. Kemampuan siswa dalam belajar adalah kecakapan seorang peserta didik, yang dimiliki dari hasil apa yang telah dipelajari yang dapat ditunjukkan atau dilihat melalui hasil belajarnya (Syah, 1995: 150). Ada tiga ranah (aspek) yang terkait dengan kemampuan siswa dalam belajar yaitu: ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Contoh ranah kognitif adalah kemampuan siswa dalam menganalisis suatu masalah berdasarkan pemahaman yang dimilikinya. Contoh ranah afektif adalah siswa mampu menentukan sikap untuk menerima atau menolak suatu objek. Contoh ranah psikomotorik adalah siswa mampu berekspresi dengan baik. Dalam proses belajar mengajar, guru harus menciptakan kondisi belajar mengajar yang memungkinkan tercapainya ketiga aspek tersebut. Untuk menunjang tugasnya seorang guru memerlukan pengetahuan, kecakapan dan keterampilan, yang sering disebut kompetensi guru. Kompetensi guru adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki guru atau kemampuan yang di isyaratkan untuk mengampu profesi guru. Guru Al-qur’an hadist di MTs. Muhammadiyah 1 Pekanbaru pada umumnya memiliki latar belakang pendidikan keguruan, sudah seharusnya guru dapat menciptakan pencapaian tujuan aspek afektif dengan baik, akan tetapi saat penulis melakukan studi pendahuluan, penulis menemukan gejala-gejala yang menunjukkan guru mata pelajaran alqur’an hadist dalam proses pembelajaran lebih menekankan pada aspek kognitif dan psikomotorik dari pada aspek afektif, guru mata pelajaran Al-qur’an hadist belum menguasai strategi pembelajaran aspek afektif, guru mata pelajaran al-qur’an hadist tidak melakukan proses pembentukan sikap (aspek afektif) kepada siswa, guru mata pelajaranalqur’an hadist kurang memperhatikan sikap dalam berinteraksi dengan siswa lainnya pada saat pengajaran sedang berlangsung di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui usaha guru dalam pencapaian tujuan aspek afektif mata pelajaran Al-qur’an hadist di MTs Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan penulis menggunakan 2 teknik pengumpulan data yaitu: 1. observasi, 2. wawancara. Dalam mengolah data kualitatif, penulis menggunakan rumus P= N F X 100%. Hasil persentase ditafsirkan dengan kata-kata (kalimat) sesuai dengan standar 3 (tiga) klasifikasi yaitu: 1. 76%-100% guru dikategorikan baik, 2. 50%-75% guru dikategorikan sedang, 3. 0%- 49% guru dikategorikan kurang. Bedasarkan persentase yang dicapai dalam penelitian ini dapat di ketahui bahwa usaha guru dalam pencapaian aspek afektif mata pelajaran Al-qur’an hadist di MTs muhammadiyah 1 pekanbaru berada rentang 50%-75% termasuk dalam kategori sedang, dengan persentase 52.08%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.236 Sekolah Menengah Pertama, SMP
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 21 Dec 2015 06:18
Last Modified: 21 Dec 2015 06:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/58

Actions (login required)

View Item View Item