MODEL KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN MURID DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR

MUHSIN, (2013) MODEL KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN MURID DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013712PAI.pdf

Download (754kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Penyasawan kecamatan Kampar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model komunikasi antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar dan apa saja yang menpengaruhi penerapan model komunikasi antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Penyasawan kecamatan Kampar. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang guru yaitu Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah, Quran Hadis dan Fiqih. Sedangkan objek penelitiannya adalah model komunikasi antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar. Karena populasinya sedikit maka penulis tidak menggunakan sample. Untuk mengumpulkan data penulis menggunakan tekhnik observasi dan wawancara, setelah data terkumpul kemudian diolah secara deskriptif kualitatif dengan presentase. Berdasarkan hasil analisa data, maka dapat disimpulkan bahwa: Model komunikasi antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Penyasawan Kecamatan Kampar, model komunikasi pola guru-anak didik- guru “Selalu digunakan”. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang penulis laksanakan sebanyak 4 kali terhadap 4 orang guru. Model komunikasi satu arah dengan pola guru-anak didik sebanyak 40,62% , Model komunikasi dengan pola guru-anak didik- guru sebanyak 85,93%, Model komunikasi dengan pola guru-anak didik-anak didik sebanyak 51,25%, Model komunikasi dengan pola guru-anak didik, anak didik guru, anak didik-anak didik sebanyak 58,43%, dan Model komunikasi dengan pola melingkar atau bergiliran sebanyak 48,12%. Dari data tersebut maka yang menunjukkan jawaban tertinggi adalah Model komunikasi dengan pola guru-anak didik- guru sebanyak 85,93%. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi Model komunikasi antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Penyasawan adalah kemampuan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran,metode pembelajaran, materi pembelajaran, minat peserta didik, dan kemampuan peserta didik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:51
Last Modified: 07 Sep 2016 09:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5613

Actions (login required)

View Item View Item