Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KUALITAS FISIK SILASE KELOBOT JAGUNG (Zea mays) DENGAN PENAMBAHAN TANIN CHESTNUT SEBAGAI ADITIF

Saadillah Mursid, - (2021) KUALITAS FISIK SILASE KELOBOT JAGUNG (Zea mays) DENGAN PENAMBAHAN TANIN CHESTNUT SEBAGAI ADITIF. Skripsi thesis, UIN SULTAN SYARIF KASIMRIAU.

[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kelobot jagung dapat dijadikan sebagai bahan pakan ternak. Peningkatan utilitas bahan pakan ini dapat dilakukan melalui pembuatan silase dengan penambahan dedak padi halus dan tanin chestnut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik silase kelobot jagung dengan penambahan tanin chestnut sebagai aditif silase. Pembuatan dan pemanenan silase kelobot jagung dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau. Bahan yang digunakan adalah kelobot jagung, dedak padi halus, dan tanin chestnut. Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan digunakan dalam penelitian ini. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1: kelobot jagung segar, P2: P1+dedak padi halus 5% BK, P3: P2+tanin chestnut 0.50% BK, P4: P2+tanin chestnut 1% BK, P5: P2+tanin chestnut 1.50% BK. Parameter yabg diamati adalah suhu, pH, tekstur, warna, aroma, dan pertumbuhan jamur. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis ragam dan apabila antar perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Hasil dari penelitian ini penambahan tanin chestnut berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap suhu, warna, aroma, tekstur, dan pertumbuhan jamur, sedangkan untuk pH tidak signifikan (P>0.05). Suhu silase berada pada rentang normal yaitu 28.8-30.6 °C, warna silase mengikuti warna aditif yang digunakan, aroma khas silase hingga segar, tekstur silase sedang hingga halus, tidak ditumbuhi jamur, dan pH berada dalam batasan normal. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penambahan tanin chestnut pada level 0.50% BK dapat meningkatkan karakteristik fisik silase kelobot jagung yang disimpan selama 30 hari. Kata kunci: Dedak padi halus, kelobot jagung, silase, tanin chestnut

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 13 Aug 2021 00:07
Last Modified: 23 Nov 2021 03:10
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/54382

Actions (login required)

View Item View Item