Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP ETIKA PEDAGANG DALAM JUAL BELI KELAPA SANGRAI

ZUITA SARI HARAHAP, - (2021) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP ETIKA PEDAGANG DALAM JUAL BELI KELAPA SANGRAI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Jual beli merupakan suatu transaksi yang dilakukan oleh kedua belah pihak, yaitu penjual dan pembeli dalam hal pemindahan hak kepemilikan suatu benda yang didahului dengan akad dan penyerahan sejumlah uang yang telah ditentukan. Di dalam jual beli kelapa sangrai di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru terjadi kecurangan kepada pemilik usaha pembuatan kelapa sangrai yang menjual kelapa sangrainya kepada pembeli. Penyimpangan atau kecurangan yang dilakukan oleh pemilik usaha pembuatan kelapa sangrai untuk memanipulasi berat timbangan kelapa sangrai dilakukan dengan menambahkan ampas kelapa ke dalam kelapa sangrai. Sehingga berat kelapa sangrai pun bertambah sedangkan pembeli merasakan rugi. Dalam Fiqh Muamalah itu sangat dilarang dengan cara curang untuk meninggikan bobot kelapa sangrai tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktek jual beli kelapa sangrai dengan penambahan ampas kelapa dan bagaimana pandangan Fiqh Muamalah tentang penambahan ampas kelapa di dalam kelapa sangrai di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktek jual beli kelapa sangrai dengan penambahan ampas kelapa pandangan Fiqh Muamalah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), dan sifat penelitiannya adalah bersifat deskriftif kualitatif. Sumber data yangdikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Adapun pengumpulan data yaitu dengan menggunakan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam transaksi jual beli kelapa sangrai. Sedangkan Sampel adalah bagian dari populasi yang diteliti, sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 2 pemilik usaha pembuatan kelapa sangrai, 2 karyawan dan 10 pembeli. cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Purposive Sampling dilakukan dengan cara mengambil subjek didasarkan dengan tujuan tertentu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa praktek jual beli kelapa sangrai dengan penambahan ampas kelapa ke dalam kelapa sangrai saat kelapa sangrai akan digiling. Praktek tersebut dalam Fiqh Muamalah tidak sah karena tidak sesuai dengan hukum Islam, karena mengandung unsur gharar adanya ketidak jelasan kualitas dan jumlah kelapa sangrai yang diperjualbelikan, sehingga adanya unsur penipuan. Kata Kunci: Fiqh Muamalah, Jual Beli, Gharar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 05 Aug 2021 10:36
Last Modified: 05 Aug 2021 10:36
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/53249

Actions (login required)

View Item View Item