PENGARUH MENGIKUTI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) TERHADAP KOMPETENSI GURU DI SMA NEGERI 1 KECAMATAN BUNUT KABUPATEN PELALAWAN

Kodri Supirian Abli, (2011) PENGARUH MENGIKUTI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) TERHADAP KOMPETENSI GURU DI SMA NEGERI 1 KECAMATAN BUNUT KABUPATEN PELALAWAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011859.pdf

Download (491kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui (a) Untuk mengetahui Aktivitas mengikuti diklat dan kemampuan kerja guru di SMA Negeri 1 Kecamatan Bunut (b) Untuk mengetahui hubungan antara aktifitas mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kemampuan kerja guru di SMA Negeri 1 Kecamatan Bunut. Subyek penelitian adalah Guru dan obyeknya adalah korelasi hubungan aktivitas mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kemampuan kerja guru. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dari keseluruhan jumlah guru. Teknik pengumpulan data untuk mengetahui hubungan aktivitas mengikuti diklat dan kamampuan kerja guru adalah angket dan dianalisa dengan metode koefisien kontingensi. Setelah data terkumpul data tersenebut kemudian dianalisis secara korelasi, karena kedua variabel penelitian ini berbeda jenis datanya l. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan aktivitas mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kemampuan kerja guru“rendah”. Hal ini dapat dilihat dari prosentase pilihan guru yang ber jumlah 30, guru yang tergolong “aktif” dengan jumlah 73,33%, guru yang tergolong “kurang aktif” berjumlah 26,67% dan guru yang tergolong “tidak aktif” berjumlah 0%. Sedangkan kemampuan kerja guru tergolong “mampu” 50,00%, guru yang tergolong “kurang mampu” 50,00%, dan yang “tadak mampu” 0%. Jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan diklat dengan kemampuan kerja guru “tidak ada hubungan”. Dengan memeriksa Tabel Nilai .r. Koefisien kontingensi ternyata dengan df sebesar 28, pada taraf signifikansi 5% diperoleh r tabel sebesar 0,361; sedangkan pada taraf 1% diperoleh r tabel sebesar 0.463. Karena r hitung < dari r tabel, baik pada taraf 5% maupun pada taraf 1% (0,361 dan 0,463), maka hipotesa alternatif (Ho) diterima dan hipotesa nihil (Ha) ditolak. Ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel X dan variabel Y.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 11 Jan 2016 08:52
Last Modified: 11 Jan 2016 08:52
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/527

Actions (login required)

View Item View Item