FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur di BEI 2009-2011)

SEPTA MAULINAR, (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur di BEI 2009-2011). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013283AKN.pdf

Download (368kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh opinion shopping, debt default,audit lag, reputasi auditor,tenure,ukuran perusahaan dan leverage terhadap opini audit going concern. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan auditor independen yang dipublikaskan melalui internet melalui website resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id serta data dari Indonesia Capital Market Dictionary (ICMD). Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2011. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dimana perusahaan yang akan diteliti harus memenuhi beberapa kriteria tertentu. Terdapat 41 perusahaan yang memenuhi kategori sampel dengan jumlah sampel 123 sampel yang berasal dari pengamatan selama 3 tahun. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel audit lag, reputation, leverage, berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern, sedangkan variabel opinion shopping, tenure, dan ukuran perusahaan tidak berpengarug signifikan terhadap penerimaan opini audit going concen. Kata kunci : opini audit going concern opinion shopping, audit lag, reputasi auditor,tenure,ukuran perusahaan leverage

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:32
Last Modified: 07 Sep 2016 09:32
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5206

Actions (login required)

View Item View Item