PELAKSANAAN LAYANAN MEDIASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 10 PEKANBARU

Ratna Dewi, (2011) PELAKSANAAN LAYANAN MEDIASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 10 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011837.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan layanan mediasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pekanbaru, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan mediasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pekanbaru dan Perselisihan yang menyebabkan ketidakcocokan siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini ialah seluruh guru pembimbing yang berjumlah 4 orang dan siswa yang bejumlah 12 orang, sedangkan objek dari penelitian ini adalah pelaksanaan layanan mediasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pekanbaru. Selanjutnya teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Oleh karena penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif, maka data yang terkumpul akan dianalisa melalui teknik deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan mediasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pekanbaru adalah cukup baik, hal ini ditandai dari 13 indikator pelaksanaan layanan mediasi, hanya 4 item yang tidak dilakukan oleh guru pembimbing di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pekanbaru. Adapun faktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan mediasi di SMA Negeri 10 Pekanbaru adalah: Masih terbatasnya guru pembimbing yang berlatar belakang pendidikan S1 BK dan memiliki keahlian dalam bidang ke BK an yang tinggi. Siswa sulit mempercayakan masalah yang dihadapinya kepada guru pembimbing, karena siswa takut masalahnya akan tersebar di lingkungan sekolah.Guru pembimbing selalu bersikap jujur dan terbuka dalam menghadapi masalah yang dihadapi oleh siswa. Siswa merasa guru pembimbing tidak bersikap hangat terhadap mereka. Siswa merasa guru pembimbing tidak bisa menjadi pendengar yang aktif bagi mereka dalam membahas masalah siswa. Adapun perselisihan yang menyebabkan ketidakcocokan siswa adalah: Perkelahian, menyakiti hati teman dan perebutan cowok dan mengusili teman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 11 Jan 2016 08:52
Last Modified: 11 Jan 2016 08:52
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/519

Actions (login required)

View Item View Item