ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP BERDASARKAN PERATURAN PERPAJAKAN NO.36 TAHUN 2008 DAN PSAK NO.16 TAHUN 2009 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KAMPAR

FITRI HERLINDA YANTI, (2013) ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP BERDASARKAN PERATURAN PERPAJAKAN NO.36 TAHUN 2008 DAN PSAK NO.16 TAHUN 2009 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KAMPAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013263AKN.pdf

Download (329kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan perhitungan penyusutan aktiva tetap dengan Peraturan Perpajakan No.36 Tahun 2008 dan PSAK No.16 Tahun 2009 pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kampar. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis apakah ada perbandingan perhitungan penyusutan aktiva tetap dengan Peraturan Perpajakan No.36 Tahun 2008 dan PSAK No.16 Tahun 2009 pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kampar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif yaitu data yang diperoleh, dikumpulkan dan dianalisa kemudian dibandingkan dengan teori-teori yang relevan selanjutnya diambil satu kesimpulan. Data penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperolehan dari pihak perusahaan dalam bentuk jadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan dan tarif penyusutan aktiva tetap tidak sesuai dengan UU No.36 Tahun 2008 antara lain perbedaaan biaya penyusutan Kipas Angin CMC Uchiba sebesar Rp.56.250 dan AC Panasonik 1 PK sebesar Rp.437.500. Selanjutnya Honda RX king sebesar Rp.812.500 dan Honda Jupiter Z sebesar Rp.2.206.000. Perbedaan tersebut akan mempengaruhi biaya penyusutan, penghasilan kena pajak dan pajak terutang perusahaan. Selain itu penyajian aktiva tetap pada laporan neraca harus dipisahkan. Perusahaan seharusnya melaporkan nilai setiap jenis aktiva dikurangi akumulasi penyusutan. Sehingga penyajian tersebut tidak akan menimbulkan kekeliruan bagi para pembaca untuk mengetahui jenis-jenis aktiva tetap yang dimiliki perusahaan dan nilai buku setiap jenis aktiva tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perusahaan belum menerapkan Undang-Undang Perpajakan No.36 Tahun 2008. Metode yang digunakan sudah tepat yaitu metode garis lurus, namun terdapat kesalahan dalam penentuan kelompok aktiva tetap dan tarif penyusutan yang setelah dikoreksi menimbulkan penurunan dan kenaikan biaya penyusutan sehingga berdampak pada laba sebelum pajak Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kampar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:31
Last Modified: 07 Sep 2016 09:31
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5188

Actions (login required)

View Item View Item