PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDISIPLINKAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA KUNTU KECAMATAN KAMPAR KIRI KABUPATEN KAMPAR

Buldani, (2011) PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDISIPLINKAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA KUNTU KECAMATAN KAMPAR KIRI KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011748.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Peran merupakan tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam suatu peristiwa atau kejadian, dalam hal ini, tindakan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa di SMA Swasta Kuntu Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Disiplin didefenisikan kesadaran dan kesediaan seseorang dalam mentaati semua peraturan dan norma-norma yang berlaku. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa peran kepala sekolah dan bagaimana peran kepala sekolah serta faktor pendukung dan faktor penghambat peran kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa di SMA Swasta Kuntu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa peran dan bagaimana peran serta faktor pendukung dan penghambat peran kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa di SMA Swasta Kuntu Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Adapun yang menjadi subjek primer dalam penelitian ini adalah Kepala SMA Swasta Kuntu, dan subjek sekunder penelitian ini adalah guru dan siswa. Sedangkan objek penelitian ini yaitu peran kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa di SMA Swasta Kuntu. Populasinya kepala sekolah, guru dan siswa sebagai data pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif persentase, metode yang digunakan dalam pengumpulan data melalui angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penulis lakukan di SMA Swasta Kuntu bahwa kepala sekolah perannya sebagai manajer pendidikan, pemimpin pendidikan, supervisor pendidikan dan administrator pendidikan. Kemudian peran kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa berperan baik dengan hasil persentase akhir dengan nilai 71,86% dalam kategori 61-80%. Adapun faktor pendukung dan penghambat peran kepala sekolah dalam mendisiplinkan siswa adalah: latar belakang pendidikan kepala sekolah, pengalaman memimpin sekolah, Pengalaman kepala sekolah dalam memimpin sekolah, kerjasama antara kepala sekolah dan guru dalam membina kedisiplinan siswa, perhatian kepala sekolah mengenai kedisiplinan sekolah, keadaan sekolah yang sangat mempengaruhi disiplin siswa, sarana transportasi menuju ke sekolah dan kesadaran siswa untuk mematuhi peraturan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian di atas, perlu kiranya penulis memberikan saran. Pertama, kepala sekolah SMA Swasta Kuntu agar dapat mempertahankan dan meningkatkan disiplin sekolah yang tinggi, bila perlu adakan perlombaan untuk disiplin sehingga sekolah ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan sekolah-sekolah yang lain. Kedua, Kepala Cabang Disdikpora Kecamatan Kampar Kiri agar lebih memperhatikan tingkat kedisiplinan sekolah, baik kepala kepala sekolah, guru maupun siswa sendiri di lingkungan Kecamatan Kampar Kiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 11 Jan 2016 08:52
Last Modified: 11 Jan 2016 08:52
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/514

Actions (login required)

View Item View Item