PENYUSUNAN KOREKSI FISKAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENURUT UNDANG-UNDANG PAJAK PENGHASILAN NO. 36 TAHUN 2008 PADA KOPERASI UNIT DESA “KARYA SAWIT” BUKIT KRATAI KECAMATAN RUMBIO JAYA KABUPATEN KAMPAR

NUR AKMALIA, (2013) PENYUSUNAN KOREKSI FISKAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENURUT UNDANG-UNDANG PAJAK PENGHASILAN NO. 36 TAHUN 2008 PADA KOPERASI UNIT DESA “KARYA SAWIT” BUKIT KRATAI KECAMATAN RUMBIO JAYA KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013194AKN.pdf

Download (386kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Unit Desa Karya Sawit Bukit Kratai Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan koreksi fiskal terhadap laporan keuangan Koperasi Karya Sawit menurut Undang-Undang Pajak Penghasilan No. 36 Tahun 2008 dan untuk membandingkan besarnya Penghasilan Kena Pajak sebelum dan sesudah koreksi fiskal. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif, yaitu dengan menganalisis tata cara serta penyajian Laporan Keuangan terutama Laporan Sisa Hasil Usaha Koperasi Unit Desa Karya Sawit, kemudian membandingkan dengan Peraturan Perpajakan yaitu Undang-Undang Pajak Penghasilan No 36 Tahun 2008 untuk diambil suatu kesimpulan. Jenis data yang digunakan penulis adalah data primer dan data sekunder.Data primer yaitu datadata yang diperoleh secara langsung dari pengurus dan karyawan koperasi mengenai kegiatan usaha dan sejarah perkembangan koperasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari laporan yang telah disusun koperasi dalam bentuk yang sudah jadi berupa struktur organisasi, dan laporan keuangan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam Peraturan Perpajakan, ada beberapa penghasilan yang bersifat final dan ada pula beberapa biaya yang tidak boleh dikurangkan dengan Penghasilan bruto dalam menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak. Penghasilan dan biaya tersebut adalah fee BRI Kampar, fee Bank Riau, biaya sumbangan dan beban THR. Selain itu, adanya pengelompokan aktiva tetap berwujud menurut Peraturan Perpajakan juga akan mempengaruhi besarnya Penghasilan Kena Pajak. Sehingga perlu melakukan koreksi fiskal. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Koperasi Unit Desa Karya Sawit belum menerapkan Undang- Undang Pajak Penghasilan No.36 Tahun 2008 dalam menghitung Penghasilan Kena Pajak (laba). Ini dapat dilihat dari penghasilan Kena Pajak (laba) menurut koperasi dan peraturan perpajakan yang berbeda, yaitu dari Rp.121.560.872 menjadi Rp.133.189.539. Sehingga ini akan mempengaruhi besarnya pajak penghasilan terutang dari koperasi. Kata kunci: Laporan Keuangan, Koreksi Fiskal, Undang-Undang Pajak Penghasilan No 36 Tahun 2008

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:30
Last Modified: 07 Sep 2016 09:30
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5124

Actions (login required)

View Item View Item