PELAKSANAAN MUDHARABAH PADA BAITTUL TAMWIL WAL MAL (BTM) MUHAMADIYAH RIAU PEKANBARU MENURUT FIQIH MUAMALAH

ARI SETIYAWAN, (2013) PELAKSANAAN MUDHARABAH PADA BAITTUL TAMWIL WAL MAL (BTM) MUHAMADIYAH RIAU PEKANBARU MENURUT FIQIH MUAMALAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013197MUA.pdf

Download (412kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Pelaksanaan Mudaharabah Pada Baittul Tamwil Wal Mal (BTM) Muhamadiyah Riau Pekanbaru Menurut Fiqih Muamalah Penelitian ini dilatar belakangi masalah oleh Pembagian keuntungan antara pengelola dan BTM Muhamadiyah Riau yang dilakukan setiap hari, tiga hari sekali, satu minggu sekali atau sebulan sekali tergantung lagi kesepakatan diawal juga, setelah disisihkan modal awal dan sisanya menjadi keuntungan yang akan dibagi kedua belah pihak. Jadi disini atau dikonsep syariah itu pengelola tidak dianjurkan untuk mencicil mengembalikan modalnya, namun di BTM Muhamadiyah Riau yang mana pengelola diwajibkan mencicil modal yang dipinjamkan, bahkan keterlambatan cicilan akan dikenai denda atau bunga. Hal ini jelas tidak sejalan dengan konsep Syariah. Berangkat dari hal di atas yang menjadi pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimana pelaksanaan mudharabah pada BTM Muhammadiyah Riau Pekanbaru dan bagaimana tinjauan Fiqih muamalah terhadap pelaksanaan mudharabah pada BTM Muhammadiyah Riau. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pelaksanaan mudharabah pada BTM Muhammadiyah Riau dan tinjauan Fiqh Mualamah terhadap pelaksanaan mudharabah pada BTM Muhammadiyah Riau tersebut. Penelitian ini berbentuk study lapangan yang dilaksanakan secara langsung pada BTM Muhammadiyah Riau yang terletak di Jl. Adi Sucipto Komplek Pasar Arengka Pekanbaru Riau. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisa data secara deskriptif yakni setelah semua data telah berhasil penulis kumpulkan, maka penulis menjelaskan secara rinci dan sistematis sehingga dapat tergambar secara utuh dan dapat dipahami secara jelas kesimpulan akhirnya. Setelah penulis melakukan penelitian maka diketahui bahwa praktek pelaksanaan pembiayaan yang ada di BTM Muhamadiyah Riau masih mempunyai i atau mengndung unsur unsur riba sesuai dengan bukti atau fakta yang ada di lapangan yakni adanya denda sebesar 5 % atas keterlambatan pembayaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:26
Last Modified: 07 Sep 2016 09:26
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5019

Actions (login required)

View Item View Item