PENGAWASAN INTERN PRODUK MAKANAN YANG DIPERJUAL-BELIKAN DI TOSERBA MENURUT FIQIH MUAMALAH (STUDI KASUS DI PLANET SWALAYAN)

YULI SETYORINI, (2013) PENGAWASAN INTERN PRODUK MAKANAN YANG DIPERJUAL-BELIKAN DI TOSERBA MENURUT FIQIH MUAMALAH (STUDI KASUS DI PLANET SWALAYAN). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_201322MUA.pdf

Download (392kB) | Preview

Abstract

Judul penelitian ini adalah PENGAWASAN INTERN PRODUK MAKANAN YANG DIPERJUAL-BELIKAN DI TOSERBA MENURUT FIQH MUAMALAH (STUDI KASUS DI PLANET SWALAYAN). Penelitian ini diinspirasi oleh pengamatan yang dilakukan yaitu 1) Pengawasan produk di Planet Swalayan dilaksanakan secara internal khususnya dari keluarga pemilik Planet Swalayan. 2) Pelaksanaan pengawasan sangat bergantung pada karyawan, karena produk makanan hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan satu demi satu. 3) Karena planet swalayan tersebut milik etnis China yang notabene non muslim, maka kehalalan makanan sangat bergantung pada label halal yang tercantum. Dengan gejala tersebut harus ada pengawasan (controlling) yang bersifat Intern atau extern. Berdasarkan identifikasi masalah di atas, tidak semua masalah akan penulis teliti mengingat keterbatasan dana, waktu dan tenaga. Untuk itu penulis dalam hal ini membatasi masalah pada “pengawasan intern produk makanan yang diperjual-belikan di toserba ditinjau menurut fikih muamalah”. Adapun toserva yang menjadi objek penelitian berada di Jalan Garuda Sakti, Panam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana konsep pengawasan interen terhadap produk makanan yang diperjual-belikan di Planet Swalayan. 2) Bagaimana pelaksanaan pengawasan makanan yang di perjualbelikan di planet swalayan. 3) bagaimana tinjauan menurut fikih muamalah tentang produk yang diperjual-belikan di Planet Swalayan. Pengawasan dalam penelitian ini difokuskan pada pengawasan produk makanan yang diperjual-belikan diplanet swalayan, sedangkan yang menjadi pengawas adalah pihak internal planet swalayan yaitu manager planet yang sekaligus merangkap pengawas yang berjumlah 1 orang selebihnya pengawasan dilakukan karyawan yang berkerja dengan maksud efisiensi tenaga dan biaya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: 1) Pengawasan produk makanan di planet swalayan terdiri dari pengawasan pendahuluan yang terdiri dari pengawasan pada saat pemesanan, pada saat barang datang, pada saat audit barang setelah masuk ke gudang dan disusun di minimarket. 2) Secara umum pelaksanaan pengawasan intern produk makanan pada Planet Swalayan belum secara umum mengikuti standar pengawasan sebagaimana pada perusahaan besar, hal ini dipengaruhi oleh kondisi usaha yang merupakan unit usaha yang dijalankan berdasarkan manajemen keluarga. 3) Tinjauan menurut fikih muamalah tentang produk yang diperjual-belikan di planet swalayan. Dalam jual beli seorang pedagang harus berlaku jujur, dilandasi keinginan agar orang lain mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan sebagaimana ia menginginkannya dengan cara menjelaskan cacat barang dagangan yang diketahuinya dan yang tidak terlihat oleh pembeli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 07 Sep 2016 09:26
Last Modified: 07 Sep 2016 09:26
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/4923

Actions (login required)

View Item View Item