UPAYA ORANG TUA DALAM MEMBINA EMOSI ANAK AKIBAT PERCERAIAN DI KECAMATAN BUKIT BATU KABUPATEN BENGKALIS

Ria Aisyah Astuti, (2014) UPAYA ORANG TUA DALAM MEMBINA EMOSI ANAK AKIBAT PERCERAIAN DI KECAMATAN BUKIT BATU KABUPATEN BENGKALIS. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (62kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (47kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (16kB) | Preview

Abstract

katan antara laki-laki dan perempuan yang sah tercipta dalam hubungan pernikahan yang bertujuan untuk saling melengkapi dan untuk melaksanakan fitrah manusia. Akan tetapi, tidak jarang dalam pernikahan terjadi suatu perselisihan sehingga mengakibatkan perceraian. Perceraian tersebut akan berakibat langsung pada diri anak serta mempengaruhi emosi anak. Penelitian ini merupakan kajian lapangan, adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana upaya orang tua dalam membina emosi anak akibat perceraian di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang upaya orang tua dalam membina emosi anak akibat perceraian di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang bercerai dan mendapatkan hak asuh anak di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 21 orang, sedangkan objeknya adalah upaya orang tua dalam membina emosi anak akibat perceraian di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Upaya orang tua dalam membina emosi anak akibat perceraian di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dilakukan dengan beragam seperti bersikap sabar, memberikan nasehat kepada anak, berusaha memenuhi kebutuhan anak, mengajak anak melakukan ibadah bersama, mengajari anak untuk berinteraksi dengan orang banyak, dan melakukan kegiatan-kegiatan kelompok. Akan tetapi, upaya orang tua dalam membina emosi anak akibat perceraian belum terlaksana dengan efektif. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh orang tua dalam membina dan mengasuh anaknya ( tingkat pendidikan rendah ), lemahnya perekonomian orang tua, dan lingkungan yang kurang baik terhadap perkembangan emosi anak. Di Kecamatan Bukit Batu banyak terdapat warga yang melakukan perceraian. Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi dalam keluarga, rendahnya perekonomian keluarga, dan adanya orang ketiga. Perceraian memberikan dampak negatif kepada anak, sehingga anak mengalami masalah emosi seperti agresif, kecemasan, temper tantrum, kekurangan afeksi, withdrawl, dan hipersensitif. Pembentukan karakter anak usia dini merupakan hal utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 14 May 2016 07:12
Last Modified: 14 May 2016 07:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/4885

Actions (login required)

View Item View Item