Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

HAKIKAT MALU DALAM PERSFEKTIF HADIS (Kajian Terhadap Kitab Fath al-Bari Bi Syarhi Shahih al-Bukhari)

Asifah, - (2021) HAKIKAT MALU DALAM PERSFEKTIF HADIS (Kajian Terhadap Kitab Fath al-Bari Bi Syarhi Shahih al-Bukhari). Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (7MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fonemena yang terjadi pada saat ini yaitu marak sekali dijumpai berbagai permasalahan-permasalahan terkait kemerosotan moral yang ada di masyarakat, mulai dari kejadian yang bisa dilihat secara langsung dilingkungan masyarakat maupun yang tidak langsung melalui media massa baik elektronik maupun cetak. Rasa malu banyak dikenal melalui perspektif umum yang cenderung berkiblat kepada teori barat dan banyak dimaknai secara negatif khususnya mengenai efek dari sifat tersebut bagi individu yang memilikinya. Dalam perspektif Islam, Al-haya‟ justru dimaknai sebagai sifat malu yang positif yang tidak merugikan pemilik sifatnya dan bahkan akan membawakan kepada kebaikan perilaku. Rasa malu bukanlah suatu sikap di mana seseorang tidak mampu berinteraksi dengan baik dengan orang lain atau merasa tidak percaya diri, dan juga bukanlah seseorang yang tidak berani menghadapi sesuatu. Akan tetapi, yang dimaksud malu di sini adalah terkendalinya jiwa dari perbuatan tercela sehingga ia enggan untuk melakukan perbuatan tercela tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan hakikat sifat malu yang disebutkan Nabi Saw sebagai salah satu sifat yang baik melalui kajian kitab Fath al-Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqallani. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini: 1). Apakah makna malu menurut Ibnu Hajar Al-Asqallani di dalam kitab Fathul Baari?. 2). Bagaimana cara menumbuhkan rasa malu menurut Ibnu Hajar al-Asqallani di dalam kitab fathul bari?. Dalam Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka yaitu pendekatan yang menghimpun data-data penelitian dari kitab hadis dan buku yang berkaitan dengan tema. Pendekatannya menggunakan Tafsir Tahlili merujuk kepada kitab Fath al-Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqallani. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa malu ialah Sifat yang diberikan untuk menghindari seseorang untuk melakukan keburukan, dan mencegah seseorang dari melakukan pelecehan terhadap hak orang lain. Malu juga merupakan sumber dari akhlak mulia sehingga bisa menjadi perisai dalam diri manusia dalam bertindak. Adapun cara menumbuhkan rasa malu dengan senantiasa belajar mengenal Allah (ma‟rifatullah), mengenal keagungan-Nya, kedekatan-Nya dengan hamba-Nya, perhatian-Nya terhadap mereka, pengetahuan-Nya terhadap mata yang berkhianat dan apa saja yang dirahasiakan oleh hati dan „tidak malu‟ bertanya jika tidak mengetahui tentang sesuatu, terutama tentang ilmu Islam, sehingga akan bertambah keimanan dan ketakwaan. Kata kunci: Hakikat, Malu, Hadis

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: pps -
Date Deposited: 19 Feb 2021 03:40
Last Modified: 19 Feb 2021 03:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/44756

Actions (login required)

View Item View Item