KORELASI ANTARA HUBUNGAN SOSIAL DI KELAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 21 PEKANBARU

Dewi Kurnia, (2011) KORELASI ANTARA HUBUNGAN SOSIAL DI KELAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 21 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201102.pdf

Download (904kB) | Preview

Abstract

Hubungan sosial yang baik antar siswa merupakan faktor yang penting untuk mencapai suskes dalam dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui (a) Hubungan sosial di kelas siswa SMP Negeri 21 Pekanbaru. (b) Prestasi belajar siswa SMP Negeri 21 Pekanbaru (c) Tingkat signifikansi antara hubungan sosial di kelas dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 21 Pekanbaru. Subyek penelitian adalah siswa/siswi kelas VIII dan obyeknya adalah korelasi hubungan sosial di kelas dengan prestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 372 orang dari 9 lokal dan jumlah sampel dalam penelitian ini 40% dari 9 lokal yaitu 4 lokal. Teknik pengumpulan data untuk mengetahui hubungan sosial adalah angket dan dianalisa dengan metode sosiometri, sedangkan prestasi belajar dengan dokumentasi. Setelah data terkumpul data tersebut kemudian dianalisis secara korelasi, karena kedua variabel penelitian ini berbeda jenis datanya hubungan sosial berskala ordinal sedangkan prestasi belajar berskala interval, maka korelasi yang cocok adalah korelasi serial. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan sosial siswa di dalam kelas tergolong “sedang”. Hal ini dapat dilihat dari prosentase pilihan siswa yang ber jumlah 167, siswa yang tergolong “favorit” dengan jumlah 17,37%, siswa yang tergolong “sedang ” berjumlah 70,06% dan siswa yang tergolong “terisolir” berjumlah 21,57%. Jadi dapat disimpulkan hubungan sosial siswa di dalam kelas “sedang”. Prestasi belajar siswa tergolong ‘sedang” dari nilai rata-rata siswa dapat diketahui jumlah skor 4943,93 dengan jumlah siswa 167 jadi rata-ratanya 73,79% Dengan memeriksa Tabel Nilai .r. product moment ternyata dengan df sebesar 150, pada taraf signifikansi 5% diperoleh r tabel sebesar 0.159; sedangkan pada taraf 1% diperoleh r tabel sebesar 0.208. Karena r hitung > dari r tabel, baik pada taraf 5% maupun pada taraf 1% (0.159 dan 0.208.), maka hipotesa alternatif (Ha) diterima dan hipotesa nihil (Ho) ditolak. Ini berarti terdapat korelasi positif yang signifikan antara variabel X dan variabel Y. karena itu penulis menyarankan kepada guru pembimbing dan wali kelas agar lebih dapat memperhatikan siswa terutama dalam hubungan sosialnya di dalam kelas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.236 Sekolah Menengah Pertama, SMP
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 06 Jan 2016 08:54
Last Modified: 06 Jan 2016 08:54
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/417

Actions (login required)

View Item View Item