DINAMIKA SULUK DALAM TAREKAT NAQSABANDIYYAH DESA PANTAI CERMIN KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR

Sri Wahyuningsih, (2014) DINAMIKA SULUK DALAM TAREKAT NAQSABANDIYYAH DESA PANTAI CERMIN KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (26kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (15kB) | Preview

Abstract

Suluk adalah berdiam diri dirumah suluk dengan khusuk dan di pimpin dengan syekh mursyid dengan tujuan untuk mendekatkan diri pada Allah Swt, dalam mengamalkan suluk terdapat larangan memakan sesuatu yang bernyawa, seperti daging, ikan, dan dilarang berbicara berlebihan serta mengurangi tidur, semua itu agar hati hanya tertuju pada Allah semata. Dan hal yang paling utama dalam suluk adalah berzikir dan melaksanakan ibadah lain yang akan menambah keimanan kepadaNya. Dalam suluk ibadah yang paling utama adalah berzikir. Tarekat Naqsyabandiyyah itu adalah melatih diri untuk untuk mengekalkan diri zahir dan bathin serta melaksanakan sunah rasul dan menjauhkan sifat-sifat tercela seperti berbuat bid’ah dan melalaikan amalan kebajikan serta menjaga gerak-gerik sehari-hari yang tidak sesuai dengan syariah islam. Serta mengekalkan hati untuk mengingat Allah dan merendahkan diri dihadapan Allah. Skripsi ini mengangkat permasalahan, Cara Pelaksanaaan Suluk dalam Tarekat Naqsyabandiyah Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Dampak Ajaran Tarekat Naqsyabandiyah Terhadap Masyarakat Di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Untuk mendapatkan keterangan dan penjelasan tentang permasalahan diatas, di tempuh melalui observasi kelapangan dengan mewawancarai mursyid, khalifah, tokoh masyarakat dan pengikut tarekat Naqsyabandiyyah, dengan menggunakan metode kualitatif. Kegiatan keseharian jamaah Tarekat Naqsyabandiyyah dalam suluk setelah shalat subuh berjamaah mendengarkan tauziyah agama dengan tema ilmu fiqih, tauhid, tafsir hadis setelah itu melakukan ibadah masing-masing di dalam kelambu suluk berzikir kepada Allah, setelah shalat zuhur tawajjuh zikir yang di baca Ismu Zat sebanyak-banyaknya, setelah shalat ashar khatam Berdasarkan penelitian ada persamaan dan perbedaan dalam tata cara pelaksanaan suluk Di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Ini setelah melaksanakan tawajuh membaca silsilah tarekat Naqsyabandiyyah tetapi di tempat suluk lainnya jarang ditemui dan mengadakan tawajuh akbar setiap sebulan sekali kesetiap kampung Pihak pemerintahan serta masyarakat setempat agar dapat meningkatkan moral serta ketauhitan kepadaNya, serta bagi Majelis Ulama Indonesia untuk membantu jika dalam pelaksanaan suluk ada kesalahan dalam mengamalkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.01 Filsafat dan Teori tentang Agama Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 29 Apr 2016 05:18
Last Modified: 29 Apr 2016 05:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3975

Actions (login required)

View Item View Item