PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BETON DENGAN PENDEKATAN 5 S Studi Kasus (CV. MULTI KARYA PRIMA)

Ilham Takbiran, (2014) PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BETON DENGAN PENDEKATAN 5 S Studi Kasus (CV. MULTI KARYA PRIMA). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (405kB) | Preview
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (20kB)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

CV. Multi Karya Prima merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi yang menghasilkan produk pagar dan parit beton. Namun tidak hanya fokus pada produksi produk tersebut, perusahaan ini juga memproduksi batu beton untuk dinding pagar, dinding rumah dan juga batu beton untuk tiang pondasi rumah. Dari hasil data yang diperoleh dapat dilihat bahwa tingkat kecacatan melebihi dari standar dari perusahaan tersebut yaitu pada produk panel sebesar 5,95 % per harinya dan parit beton sebesar 4,1 % per harinya. Adapun standarisasi tingkat kecacatan yang di tetapkan oleh perusahaan itu sendiri adalah 3% dari semua total produksi perharinya. Tujuan penelitian ini adalah mengukur, menganalisa kualitas beserta faktor-faktor yang mempengaruhi, memberikan tindakan perbaikan. Adapun metode yang digunakan sebagai alat pencari permasalahan adalah seventool. Peningkatan dan pengendalian kualitas produksi memerlukan komitmen untuk perbaikan yang melibatkan antara faktor manusia dan mesin. Kaizen adalah filosofi dari Jepang, yang mempuyai arti yaitu perbaikan secara terus –menerus (berkesinambungan). Hasil dari penelitian ini berupa tindakan perbaikan yang berlandaskan faktor-faktor dari metode seventool selanjutnya diterapkan 5W1H sebagai alat tindakan perbaikan. Pengawas harus mengingatkan pekerja jangan sampai menambah atau mengurangi campuran beton sehingga mempengaruhi kekuatan beton yang direncanakan. Setiap pengawas harus dapat mengestimasi volume beton, volume semen, pasir dan kerikil untuk beton yang dikerjakan. Mesin dikeringkan sampai betul-betul kering, bebas dari air (tidak basah). Diolesi dengan minyak (oli) terutama bagian-bagian yang berputar, misalnya poros, gigi-gigi tabung atau gigi-gigi roda pembalik agar tidak berkarat. Kemudian disimpan di tempat yang terlindung dari hujan, bila perlu diberi penutup. Membuat area yang tertutup seperti memberikan atap bagi panel beton yang telah jadi sehingga perawatan lebih baik. Kata Kunci : Kualitas, Kaizen, Seventools.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 670 Manufaktur, Pabrik-pabrik
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 25 Apr 2016 18:44
Last Modified: 25 Apr 2016 18:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3646

Actions (login required)

View Item View Item