HUKUMAN HAD BAGI PELAKU PEMINUM KHAMR (STUDI) KOMPARATIF PEMIKIRAN IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI’I)

Aswarudian, - (2020) HUKUMAN HAD BAGI PELAKU PEMINUM KHAMR (STUDI) KOMPARATIF PEMIKIRAN IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI’I). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Aswarudian (2020): Hukuman Had Bagi Pelaku Peminum Khamr (Studi Komparatif Pemikiran Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi’i) Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i tentang hukuman had bagi orang meminum khamr. Dalam penulisan skripsi ini penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut: Pertama, bagaimana pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i tentang hukuman had bagi peminum khamr. Kedua, Bagaimana dalil yang digunakan oleh Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i mengenai hukuman had bagi peminum khamr. Dan yang ketiga, bagaimana analisa fiqih perbandingan menurut Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i tentang hukuman had bagi peminum khamr. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum islam normative yang dilakukan dengan menggunakan metode library research, yaitu dengan mengambil dan membaca serta menelaah literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum skunder dan bahan hukum tersier. Pendekatan yang penulis gunakan dalam penulisan ini adalah dengan menelaah konsep-konsep atau teori-teori yang dikemukakan oleh Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i. Selanjutnya menggunakan pendekatan perbandingan hukum, yaitu dengan membandingkan pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i mengenai hukuman had bagi orang meminum khamr. Penulis berusaha memaparkan perbandingan dua pendapat yang berbeda yaitu Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi‟i yang mempunyai pendapat yang berbeda tentang hukuman had bagi orang meminum khamr. Menurut Imam Abu Hanifah, hukuman had bagi orang meminum khamr dihukum dengan hukuman cambuk sebanyak delapan puluh kali. Manakala, menurut Imam Asy-Syafi‟i, beliau berpendapat bahwa hukuman had bagi orang meminum khamr dihukum dengan hukuman cambuk sebanyak empat puluh kali. Setelah dikaji dan diteliti, maka penulis lebih cenderung memilih untuk menggunakan pendapat Imam Asy-Syafi‟i karena terdapat beberapa kebaikannya. Kata Kunci: Imam Abu Hanifah, Imam Asy-Syafi’i, hukuman had bagi peminum khamr.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 25 Jan 2021 10:13
Last Modified: 25 Jan 2021 10:13
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/34915

Actions (login required)

View Item View Item