Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENGARUH PEMANGKASAN PUCUK DAN JENIS MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.)

Putri rahayu, - (2020) PENGARUH PEMANGKASAN PUCUK DAN JENIS MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

PENGARUH PEMANGKASAN PUCUK DAN JENIS MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Putri rahayu (11582203477) Di bawah bimbingan Rita Elfianis dan Mokhamad Irfan INTISARI Mentimun merupakan salah satu sayuran buah yang memiliki banyak manfaat. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi mentimun dapat dilakukan dengan pemangkasan pucuk dan aplikasi mulsa organik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan pengaruh pemangkasan pucuk dan jenis mulsa organik serta interaksi terbaik antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium UIN Agriculture Research Development Station (UARDS), Laboratorium Agronomi dan Agrostologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan empat ulangan. Faktor pertama adalah pemangkasan pucuk yang terdiri dari 4 taraf (tanpa pemangkasan pucuk, pemangkasan pucuk 15, 20, dan 25 HST). Faktor kedua adalah jenis mulsa yang terdiri dari 3 taraf (mulsa plastik hitam perak, mulsa jerami padi dan mulsa tandan kosong kelapa sawit). Parameter pengamatan yaitu jumlah buah, bobot buah perbuah, bobot buah pertanaman, bobot buah perbedengan, panjang buah, diameter buah, berat basah, berat kering tanaman mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan pucuk pada umur 20 HST mampu meningkatkan jumlah buah, bobot buah per tanaman, bobot buah per bedeng dan diameter buah tanaman mentimun. Jenis mulsa organik berupa jerami padi dan tandan kosong kelapa sawit sama baiknya dalam meningkatkan jumlah buah, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, bobot buah per bedeng diameter buah, berat basah, dan berat kering tanaman mentimun. Tidak terdapat interaksi antara pemangkasan pucuk dan jenis mulsa dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Kata kunci: mentimun, mulsa organik, pemangkasan pucuk

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 21 Jan 2021 06:14
Last Modified: 21 Jan 2021 08:58
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/34879

Actions (login required)

View Item View Item