ANALISIS PERKAWINAN POLIANDRI MENURUT HUKUM ISLAM (KASUS DALAM PUTUSAN PENGADILAN AGAMA KELAS I.A PEKANBARU NOMOR 1186/PDT.G/2010/PA.PBR)

Pardi, (2013) ANALISIS PERKAWINAN POLIANDRI MENURUT HUKUM ISLAM (KASUS DALAM PUTUSAN PENGADILAN AGAMA KELAS I.A PEKANBARU NOMOR 1186/PDT.G/2010/PA.PBR). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013239AH.pdf

Download (425kB) | Preview

Abstract

Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang: bagaimanakah praktek perkawinan poliandri yang dilakukan dalam kasus Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/ 2010/PA.Pbr, bagaimanakah akibat hukum perkawinan poliandri menurut Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr dan bagaimanakah pandangan hukum Islam tentang perkawinan poliandri menurut putusan Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan, mengkaji, dan menganalisis praktek perkawinan poliandri yang dilakukan dalam kasus Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/ 2010/PA.Pbr, mendiskripsikan akibat hukum perkawinan poliandri menurut Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr dan menganalisis pandangan hukum Islam tentang perkawinan poliandri menurut putusan Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr. Jenis penelitian ini adalah penelitian dokumentatif, yakni penelitian yang memfokuskan pada hasil putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/ 2010/PA.Pbr tentang Praktek Perkawinan Poliandri. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada, praktek perkawinan poliandri yang dilakukan dalam kasus Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/ 2010/PA.Pbr adalah dengan cara memalsukan akta cerai. Akibat Hukum Perkawinan Poliandri Menurut Putusan Pengadilan Agama Kelas I.A Pekanbaru Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr adalah status anak yang hanya dinasabkan pada ibunya saja. Praktek poliandri dalam Putusan Nomor 1186/Pdt.G/2010/PA.Pbr antara Ibu Arneti binti Azim dengan Bapak Sardiono merupakan perkawinan yang haram. Dengan demikian dapat diketahui bahwa poliandri dalam pandangan Islam sangat dilarang karena akan menimbulkan madlarat dalam hal nasab yang juga berdampak pada permasalahan kewarisan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 20 May 2016 03:57
Last Modified: 09 Sep 2016 04:11
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3321

Actions (login required)

View Item View Item