POLIGAMI ILLEGAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP NAFKAH KELUARGA DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru)

DEPRIANTI, (2013) POLIGAMI ILLEGAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP NAFKAH KELUARGA DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201392AH.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Poligami Ilegal dan Dampaknya Terhadap Nafkah Keluarga Ditinjau Menurut Hukum Islam (Studi Kasus di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya sebagian masyarakat kelurahan Tampan kecamatan Payung Sekaki yang melakukan poligami illegal, yaitu poligami yang terjadi tidak tercatat di Kantor Urusan Agama. Tema penelitiannya adalah mengenai faktor-faktor penyebab responden melakukan poligami illegal dan bagaimana dampaknya terhadap pemenuhan nafkah keluarga ditinjau sesuai dengan hukum Islam yang mengatur tentang pelaksanaan poligami terhadap pemenuhan nafkah bagi keluarganya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan mengumpulkan data secara langsung dari masyarakat kelurahan Tampan yang melakukan poligami illegal. Sampelnya ada 10 keluarga yang diambil dengan menggunakan metode Accidential sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara terhadap responden. Setelah data terkumpul, penulis kemudian menganalisa dan menuliskannya kembali dengan menggunakan metode deskriftif kualitatif. Hasil penelitian bahwa praktek poligami yang terjadi di kelurahan Tampan kecamatan Payung Sekaki. Ternyata dilakukan secara illegal atau tidak tercatat di Kantor Urusan Agama. Hal ini terjadi karena poligami yang dilakukan awalnya tidak mendapat izin dan tanpa diketahui oleh istri pertamanya. Penulis menemukan kenyataan bahwa masyarakat kelurahan Tampan yang melakukan poligami tidak memahami prosedur poligami secara legal dan bermartabat, baik menurut hukum Agama maupun hukum Negara, sehingga terjadi kesenjangan dan masalah dalam rumah tangga terutama dalam persoalan nafkah. Untuk melengkapi penelitian ini, penulis mengusulkan agar masyarakat senantiasa di berikan penyuluhan dalam persoalan perkawinan umumnya dan secara khusus tentang poligami dan nafkah rumah tangga, terutama bagi pasangan muda yang akan melangsungkan perkawinan, agar konsekwensi hukum terhadap pelanggaran Undang-undang perkawinan dapat diterapkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 20 May 2016 03:54
Last Modified: 08 Sep 2016 06:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3297

Actions (login required)

View Item View Item