ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP (NON BIOLOGIS DAN BIOLOGIS) DAN KEWAJARAN INFORMASI DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA V (PTPN V) PEKANBARU PERIODE 2016-2018 (Studi Kasus pada PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Pekanbaru Periode 2016-2018)

DEVI ARTIKA, - (2020) ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP (NON BIOLOGIS DAN BIOLOGIS) DAN KEWAJARAN INFORMASI DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA V (PTPN V) PEKANBARU PERIODE 2016-2018 (Studi Kasus pada PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Pekanbaru Periode 2016-2018). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
UPLOAD.pdf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP (NON BIOLOGIS DAN BIOLOGIS) DAN KEWAJARAN INFORMASI DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA V (PTPN V) PEKANBARU PERIODE 2016-2018 OLEH : DEVI ARTIKA 11673201219 PT Perkebunan Nusantara V merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan yang memiliki aset berupa aset tanaman dan aset non tanaman yang digunakan sebagai penunjang kegiatan operasional perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan akuntansi aset tetap dan kewajaran informasi dalam laporan keuangan pada PT Perkebunan Nusantara V telah sesuai dengan SAK yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari hasil wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aset tetap diakui sejumlah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset tetap tersebut. Biaya yang dikeluarkan perusahaan selama pemakaian aset tetap tidak diklasifikasikan menjadi pengeluaran modal ataupun pengeluaran pendapatan. Dalam menghitung penyusutan aset tetap perusahaan tidak memperhatikan tanggal perolehan dari aset tetap tersebut, sehingga mengakibatkan pembebanan penyusutan aset tetap menjadi terlalu besar dan laba perusahaan pada tahun berjalan yang disajikan dalam laporan keuangan menjadi terlalu rendah. Perusahaan mengelompokkan aset tanamannya menjadi aset tanaman belum menghasilkan (TBM) dan aset tanaman menghasilkan (TM). Terdapat 225 batang tanaman yang belum direklasifikasi dari TBM ke TM sehingga berdampak pada nilai tanaman menghasilkan yang terlalu kecil sehingga pengalokasian beban penyusutan tanaman menghasilkan juga menjadi lebih kecil dan laba perusahaan yang disajikan lebih besar dari yang semestinya sehingga laporan keuangan yang disajikan menjadi tidak wajar. Kata kunci: Aset Tetap, Aset biologis, Laporan Keuangan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: fekon -
Date Deposited: 16 Nov 2020 03:16
Last Modified: 16 Nov 2020 03:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/31002

Actions (login required)

View Item View Item