ONE DIMENSIONAL MAN (Studi Terhadap Kritik Herbert Marcuse Mengenai Masyarakat Modern)

NAIMAH YULIASTIKA DEWI, (2013) ONE DIMENSIONAL MAN (Studi Terhadap Kritik Herbert Marcuse Mengenai Masyarakat Modern). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201330TH.pdf

Download (552kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “One Dimensional Man; Studi terhadap kritik Herbert Marcuse mengenai masyarakat modern”. Masalah yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah apa maksud dari istilah one dimensional man yang dikemukakan oleh Herbert Marcuse dalam menggambarkan kondisi masyarakat modern yang dianggapnya memiliki problem besar dan apa kritik serta solusi yang diberikannya untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat lebih jauh lagi, dan sekaligus menganalisa apa dan bagaimana pandangan herbert marcuse mengenai kondisi masyarakat modern. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan teknik content analysis. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Herbert Marcuse dengan tegas mengkritik dan mengatakan bahwa masyarakat modern adalah masyarakat yang tidak sehat karena di dalamnya hanya tumbuh satu dimensi saja atau disebutnya one dimensional man/society. Kondisi tersebut tercipta karena adanya satu sistem totaliter yang telah mematikan sikap kritis dari individu atau masyarakat. Sistem status quo tersebut berkuasa dalam tiga bentuk yang sangat kuat yaitu: Politik, Ekonomi, dan Teknologi (ilmu pengetahuan) dengan bantuan rasio teknologis. Sistem tersebut menciptakan satu bentuk toleransi yang seolah-olah menyajikan kebebasan seluas-luasnya padahal di baliknya terselubung satu bentuk penindasan baru. Marcuse menyebut kondisi tersebut sebagai repressive tolerance. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Marcuse mengatakan perlu adanya kesadaran dari kelompok masyarakat untuk melakukan the great refusal dan juga revolusi. Dan potensi perubahan itu berada di tangan golongan yang terpinggirkan dan juga para intelektual atau mahasiswa, bukan lagi di tangan para buruh karena mereka sudah kehilangan semangat revolusioner mereka dan ikut dalam melanggengkan sistem totaliter tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 20 May 2016 03:40
Last Modified: 09 Sep 2016 03:50
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3026

Actions (login required)

View Item View Item