ANALISIS PELAKSANAAN PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA (PRONA) PADA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL TANJUNG BALAI KARIMUN DI KECAMATAN BURU KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

M. OULIS EKA PUTRA, - (2020) ANALISIS PELAKSANAAN PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA (PRONA) PADA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL TANJUNG BALAI KARIMUN DI KECAMATAN BURU KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (616kB)
[img] Text
SKRIPSI M. OULIS EKA PUTRA.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK ANALISIS PELAKSANAAN PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA (PRONA) PADA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL TANJUNG BALAI KARIMUN DI KECAMATAN BURU KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU OLEH : M. OULIS EKA PUTRA NIM. 11375103441 Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) merupakan program pensertifikatan Hak atas Tanah secara gratis, Dengan diselenggarakannya program ini diharapkan agar masyarakat mendapatkan kepastian Hukum serta tertib administrasi dalam bidang pertanahan. Kantor Badan Pertanahan Tanjung Balai Karimun dalam melaksanakan program ini hanya dapat mensertifikatkan 460 bidang tanah dari target awal 700 bidang tanah yang dilaksanakan di Kelurahan Buru dan Kelurahan Lubuk Puding Kecamatan Buru Kabupaten Karimun. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan PRONA di Kelurahan Buru dan Kelurahan Lubuk Puding Kecamatan Buru serta faktor penghambat pelaksanaan PRONA tersebut, dalam pelaksanaannya kegiatan PRONA meliputi penetapan lokasi, penyuluhan, pengumpulan data yuridis, pengukuran bidang tanah, pemeriksaan tanah, dan penerbitan sertifikat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan wawancara dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek operasi nasional agraria (PRONA) belum berjalan dengan baik dan belum memenuhi target yang telah ditetapkan dikarenakan lemahnya sinyal GPS dan Internet di lokasi pelaksanaan, jauhnya lokasi pelaksanaan, kurangnya perencanaan ditambah dengan minimnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta kurangnya kelengkapan berkas masyarakat pada saat proses pendaftaran, membuat pelaksanaan PRONA terhambat sehingga pelaksanaan menjadi tidak kondusif dan tidak mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau harus lebih siap dan sigap dalam menjalankan program PRONA melalui pendekatan sosial terhadap masyarakat, konsep pelaksanaan yang matang, evaluasi secara rutin terhadap hasil yang telah dicapai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: fekon -
Date Deposited: 08 Sep 2020 02:48
Last Modified: 08 Sep 2020 02:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/30096

Actions (login required)

View Item View Item