SISTEM BAZNAS KOTA PEKANBARU DALAM MENENTUKAN KRITERIA MUSTAHIK ZAKAT

fatul hadi, (2013) SISTEM BAZNAS KOTA PEKANBARU DALAM MENENTUKAN KRITERIA MUSTAHIK ZAKAT. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201347MD.pdf

Download (383kB) | Preview

Abstract

Zakat merupakan ibadah amaliah yang harus dilaksanakan oleh semua masyarakat muslim yang sudah memenuhi syarat, di mana yang bertugas mengumpulkan zakat adalah badan amil zakat yang dibentuk oleh pemerintah maupun masyarakat. Potensi zakat yang begitu besar sangat memungkinkan terjadi kesalahan dalam mengelola zakat terutama dalam menetapkan kepada siapa zakat akan didistribusikan, oleh karena itu dibutuhkan sistem yang baku agar dapat berjalan dengan baik tepat sasaran, tepat daya dan guna. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana langkah-langkah yang dilakukan Baznas Kota Pekanbaru dalam menentukan kriteria mustahik zakat. Penelitian ini bertempat di komplek masjid Ar-Rahman kota Pekanbaru. subjek dari penelitian ini adalah pengurus Baznas kota Pekanbaru dan yang menjadi objek peneltian ini adalah sistem Baznas dalam menetapkan kriteria musthik zakat. populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang dan yang menjadi sampel 5 orang dengan menggunakan teknik purposive sumpling yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yaitu analisis data deskriptif kualitatif atau pemaparan dan menggambarkan dengan kata-kata atau kalimat data yang telah diperoleh untuk, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan kalimat-kalimat tidak dengan bentuk angka. Hasil dari penelitian ini merupakan langkah-langkah yang ditempuh Baznas Kota Pekanbaru dalam menentukan kriteria mustahik zakat yang diawali dengan registrasi calon mustahik setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh baznas kota pekanbaru, kemudian pengurus Baznas melakukan pengecekan terhadap kelengkapan persyaratan calon mustahik untuk didisposisikan ke ketua harian Baznas agar ditindakanjuti oleh ketua pendayagunaan. Setelah itu tim survey diturunkan untuk memastikan kebenaran data dan studi kelayakan calon mustahik dengan berkoordinasi melalui Ketua RT/ RW dan Ketua Masjid setempat. Setelah pembuktian data calon mustahik pengurus Baznas melakukan pleno/ musyawarah penetapan kriteria mustahik zakat sebelum didistribusikan kepada mustahik zakat. Proses dan langkah-langkah di atas menunjukkan bahwa tiap-tiap subsistem/ komponen-komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang teratur dan sistematis sehingga satu bagian tidak dapat terpisahkan dengan bagian lainnya. Dengan demikian sistem yang diterapkan Baznas Kota Pekanbaru dalam menentukan kriteria mustahik zakat adalah sistem penentuan terstruktur atau sistem penentuan kriteria mustahik bersifat terstruktur dan tersistematis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 18 Mar 2016 03:53
Last Modified: 08 Sep 2016 07:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2955

Actions (login required)

View Item View Item