KONSEP PLURALISME AGAMA: SUATU KAJIAN KOMPARATIF ANTARA JARINGAN ISLAM LIBERAL(JIL) DAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)

Dwi Noviatin, (2013) KONSEP PLURALISME AGAMA: SUATU KAJIAN KOMPARATIF ANTARA JARINGAN ISLAM LIBERAL(JIL) DAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201308AF.pdf

Download (788kB) | Preview

Abstract

Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, baik dari segi suku, budaya, maupun agama. Dengan adanya kemajemukan tersebut muncullah paham pluralisme agama. Tanpa disadari kemunculan paham tersebut mengakibatkan perdebatan panjang tentang haram tidaknya menganut paham tersebut. Misalnya, perdebatan antara Jaringan Islam Liberal (JIL) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Konflik ideologis berkaitan dengan hubungan antara agama dan kemajemukan merupakan masalah yang telah terjadi puluhan tahun. bagaimana agar terciptanya kerukunan anttar umat beragama di tengah-tengah masyarakat majemuuk menjadi permasalahan serius dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. JIL merupakan penganut paham pluralisme agama yang berpendapat bahwa paham ini sebagai bentuk toleransi antar umat beragama. Paham ini bukan membenarkan atau menyamakan semua agama. Penganut pluralisme menganggap paham ini bermanfaat untuk meredam konflik antar umat beragama. Kemudian pendapat tersebut ditentang oleh MUI karena MUI mengartikan pluralisme agama sebagai sebuah paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif. Oleh sebab itu setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanyalah yang benar sedangkan yang lain salah. Pluralisme juga menggajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk surga dan akan hidup berdampingan di dalam surga kelak. Tema sentral dari penelitian ini adalah tentang bagaimana konsep JIL dan MUI tentang pluralisme agama. Mengkaji konsep JIL dan MUI tentang pluralisme agama penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Jenis penelitian ini adalah library research yang memiliki sumber data primer yaitu buku-buku JIL dan MUI. Dalam penelitian ini , pengumpulan data menggunakan metode kepustakaan baik melalui membaca, meneliti, memahami buku-buku, majalah maupun literatur lain yang sifatnya pustaka terutama yang ada kaitannya dengan permasalahan dalam rangka memperoleh data.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 27 Apr 2016 09:40
Last Modified: 08 Sep 2016 06:59
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2887

Actions (login required)

View Item View Item