PERANCANGAN SOP MAINTENANCE PADA MESIN CROSSCUT PAPAN MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (Studi Kasus: CV. Riau Pallet)

Afriman, (2016) PERANCANGAN SOP MAINTENANCE PADA MESIN CROSSCUT PAPAN MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (Studi Kasus: CV. Riau Pallet). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (371kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (526kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (374kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (882kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (253kB) | Preview

Abstract

Setiap perusahaan memiliki pendekatan atau cara masing-masing untuk meningkatkan produktifitas perusahaan mereka. Kerusakan mesin yang sering terjadi didominasi oleh faktor usia mesin yang sudah tua dan faktor human error yang meyebabkan penurunan kehandalan mesin. CV. Riau Pallet sering mengalami breakdown mesin yang cukup tinggi yaitu dengan total kerusakan mesin sebanyak 195 kali/tahun dengan total waktu perbaikan 5.672 menit/tahun. Berdasarkan total kerusakan mesin cross cut papan memiliki tingkat kerusakan yang sangat tinggi yakni sebesar 51 kali/tahun. Dengan lama perbaikan 995 menit/tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang SOP maintenance pada mesin cross cut papan menggunakan metode TPM dengan melihat nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) dan menganalisa menggunakan metode FMEA (Failure Mode Effect Analysis), LTA (Logic Tree Analysis) dan Task Selection. Berdasarkan pengolahan didapat nilai OEE sebesar 62,77%, hal ini merupakan nilai yang sangat rendah dibandingkan standar OEE internasional. Sehingga perlu dilakukan analisa lebih mendalam. Berdasarkan perhitungan OEE six big losses didapat nilai reduced speed losses yang sangat tinggi disbandingkan dengan lima faktor yang mempengaruhi efektifitas mesin. Dari hasil pengolahan FMEA kerusakan dinamo pada kegagalan tidak dapat memutar mata gergaji potong memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) yang tertinggi yakni sebesar 252. Usulan yang dilakukan berdasarkan pengolahan LTA dan task selection berbentuk SOP maintenance pada mesin cross cut papan. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi penurunan kecepatan mesin dikarenakan dengan menerapkan SOP yang telah dibuat maka mesin dapat bekerja secara optimal. Kata Kunci: TPM, SOP, FMEA, LTA, Reduced Speed Losses, Task Selection

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 670 Manufaktur, Pabrik-pabrik
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 07 Mar 2016 04:17
Last Modified: 07 Mar 2016 04:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2864

Actions (login required)

View Item View Item