NUTHFAH DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN EMBRIOLOGI

NURANISAH, - (2020) NUTHFAH DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN EMBRIOLOGI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
GABUNGAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (912kB)

Abstract

NURANISAH (2020) :NUTHFAH DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN EMBRIOLOGI Penelitian ini membahas tentang “NUTHFAH DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN EMBRIOLOGI.” Allah telah menjelaskan di dalam al-Qur’an sebuah bentuk teguran bagi orang-orang yang membangkang terhadap ayat-ayatNya dengan menjelaskan asal penciptaan mereka dari setetes air yang hina, dinamakan dengan nuthfah. Penciptaan tersebut melalui beberapa tahapan. Dan tahap nuthfah merupakan tahap terpenting, penentu terjadinya kehamilan, serta dapat menentukan jenis kelamin bakal calon janin. Banyak terdapat pemahaman di masyarakat bahwa perempuan yang menjadi penentu dan penyebab susah mempunyai keturunan. Sehingga banyak terjadi perceraian yang disebabkan oleh permasalahan ini dan perempuan yang selalu disalahkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa laki-laki yang menjadi penentu terjadinya kehamilan. Dan Ilmu pengetahuan modern telah membuktikannya. Namun, al-Quran telah lebih awal menjelaskan dalam surah al-Najm [53] ayat 46. Adapun permasalahan yang akan di teliti adalah bagaimana tahap perkembangan nuthfah dalam perspektif al-Qur’an dan relevansinya dengan embriologi. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah library reseach dan metode tematik. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tahap perkembangan nuthfah dalam perspektif al-Qur’andan embriologi itu relevan. Dan tahap nuthfah memiliki beberapa tahapan, yaitu : Pertama, tahap nutfah tumna yaitu sperma yang dipancarkan oleh laki-laki saat bersenggama dinamakan dengan ejakulasi. Kedua, tahap nuthfah amsyaj yaitu pencampuran antara sperma laki-laki dan sperma perempuan yang kemudian membentuk zigot, dinamakan fertilisasi dan penentu terjadi kehamilan, serta jenis kelamin bakal calon janin. Tahap ketiga, nuthfah fi Qarar makiin, yaitu nuthfah yang telah bercampur di letakkan dalam tempat yang aman yaitu rahim. Tahap ini dinamakan dengan implantasi. Kata Kunci : Nuthfah, Al-Qur’an, dan Embriologi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 16 Jul 2020 03:45
Last Modified: 16 Jul 2020 03:49
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/28312

Actions (login required)

View Item View Item