PERBANDINGAN KELIMPAHAN BAKTERI SELULOLITIK PADA TANAH HUTAN MANGROVE DI DESA LALANG DAN KAWASAN EKOWISATA MENGKAPAN KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK

Witri Wahdania, - (2020) PERBANDINGAN KELIMPAHAN BAKTERI SELULOLITIK PADA TANAH HUTAN MANGROVE DI DESA LALANG DAN KAWASAN EKOWISATA MENGKAPAN KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK. Skripsi thesis, UNIVRSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (698kB)
[img] Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB)

Abstract

PERBANDINGAN KELIMPAHAN BAKTERI SELULOLITIK PADA TANAH HUTAN MANGROVE DI DESA LALANG DAN KAWASAN EKOWISATA MENGKAPAN KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK Witri Wahdania (11582200923) Di bawah bimbingan Syukria Ikhsan Zam dan Ahmad Darmawi INTISARI Bakteri selulolitik merupakan salah satu mikroba pendegradasi selulosa potensial karena memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dibanding kelompok mikroba lainnya, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk produksi enzim selulase lebih singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah sel bakeri serta menganalisis faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2019 di Desa Lalang dan kawasan mangrove Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak serta Laboratorium Patologi, Entomologi, Mikrobiologi dan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pengambilan sampel dilakukan dengan Justment sampling dengan mengambil 3 titik sampel di masing-masing desa dengan 2 ulangan masing-masing sampel dikompositkan berdasarkan zona pasang surut. Isolasi bakteri dilakukan pada media Nutrien agar (NA) dan Nutrien CMC (Carboxyl Methil Cellulose) agar dihitung dengan total plate count (TPC). Parameter yang diamati dalam peelitian ini yaitu karakteristik makroskopis, jumlah sel bakteri, karakteristik mikroskopis, aktivitas bakteri selulolitik dan parameter pendukung yaitu suhu, pH, salinitas, N, P, serta kembaban. Hasil penelitian didapatkan 3 isolat bakeri yang berbeda pada masing-masing lokasi. Rata-rata sel bakteri di Desa Lalang 1,03x106 CFU/g dan di Ekowisata Mengkapan 0,84x106 CFU/g. Hasil pewarnaan Gram menunjukkan seluruh isolat memiliki Gram negatif dengan bentuk coccus. Bakteri yang memiliki aktivitas selulolitik yaitu 5 isolat dengan kisaran indeks selulolitik 0,81-2,25. Isolat bakteri selulolitik yang terdapat pada Desa Lalang lebih banyak dari pada Ekowisata Mengkapan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaan bakteri selulolitik di kawasan mangrove Desa Lalang dan Ekowisata Mengkapan adalah salinitas, pH, suhu, dan kandungan fosfor. Kata kunci: Bakteri sulolitik, karakteristik makroskopis, dan mikroskopis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum > 001 Ilmu Pengetahuan > 001.42 Metode Riset
600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 06 Jul 2020 02:04
Last Modified: 06 Jul 2020 02:04
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/27876

Actions (login required)

View Item View Item