UPAYA PENGEMBANGAN DAKWAH BIL-LISAN PADA LEMBAG DAKWAH IDAROH KEMAKMURAN MASJID INDONESIA (IKMI) KOTA PEKANBARU

Rizky Kurnia Fajar, - (2020) UPAYA PENGEMBANGAN DAKWAH BIL-LISAN PADA LEMBAG DAKWAH IDAROH KEMAKMURAN MASJID INDONESIA (IKMI) KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
GABUNG KECUALI BAB V.pdf

Download (6MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (878kB)

Abstract

ABSTRAK Nama : Rizky Kurnia Fajar Jurusan : Manajemen Dakwah Judul : Upaya Pengembangan Dakwah Bil-Lisan pada Lembag Dakwah Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Pekanbaru Penelitian ini dilatarbelakangi dari munculnya permasalahan seperti rendahnya pemahaman agama ditengah-tengah masyarakat, banyaknya masyarakat yang tidak bisa membaca Al-Qur’an dan kurangnya minat masyarakat untuk mendengar kajian-kajian dimasjid. Padahal mereka berstatuskan agama Islam. Maka Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota pekanbaru ingin mengarahkan dan membimbing masyarakat sesuai ajaran Islam yang benar dengan cara Da’i turun ke lapangan untuk berdakwah melalui masjid yang diutus langsung oleh IKMI Kota Pekanbaru. Permasalahannya yaitu bagaimana upaya pengembangan dakwah bil-lisan pada Lembaga Dakwah Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan oleh Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Pekanbaru dalam pengembangan dakwah bil-lisan. Informan penelitian ini berjumlah enam (6) orang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa upaya pengembangan dakwah bil-lisan pada lembaga dakwah Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Pekanbaru yaitu: Pertama, mengembangkan dakwah bil-lisan secara Qaulan Ma’rufan yaitu dengan menggunakan bahasa yang tidak menyinggung hati para mad’unya, dengan menggunakan bahasa yang sopan dan mempunyai makna yang membuat hati para mad’u nyaman dan tentram, sehingga dakwah itu sendiri dapat diterima baik oleh mad’u tersebut. Kedua, mengembangkan dakwah bil-lisan secara Qaulan Maysuran yaitu dengan menggunakan bahasa yang sederhana, bahasa yang ringkas, tepat, dan mudah dimengerti oleh para mad’u atau masyarakat. Ketiga, mengembangkan dakwah bil-lisan secara Qaulan Sadidan yaitu dengan menggunakan bahasa yang benar, jujur, tidak bohong, dan perkataan yang lurus, serta menyampaikan materi dakwah harus sesuai dengan fakta dan kebenarannya. Keempat, mengembangkan Dakwah Bil-Lisan secara Qaulan layina yaitu dengan menggunakan bahasa yang lemah lembut dan penuh keramahan sehingga dapat menyentuh hati yang mendengarnya. Kelima, mengembangkan dakwah bil-lisan secara Qaulan Baligha yaitu dengan menggunakan bahasa yang tepat, lugas, fasih, jelas maknanya, kata-kata yang efektif, tepat sasaran, komunukatif, mudah dimengerti, langsung ke pokok permasalahn, dan tidak berbelit-belit. Kata kunci: pengembangan dakwah, dakwah bil-lisan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: fdk -
Date Deposited: 01 Jul 2020 01:45
Last Modified: 01 Jul 2020 01:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/27772

Actions (login required)

View Item View Item