GUGATAN PERCERAIAN SEBAB SUAMI TIDAK BEKERJA MENURUT UNDANG-UNDANG NEGERI TERENGGANU (Studi Kasus Saman Nomor 1130-014-011-2011 Mahkamah Tinggi Syariah Negeri Terengganu)

Rais Akramin Bin Nasrom, (2016) GUGATAN PERCERAIAN SEBAB SUAMI TIDAK BEKERJA MENURUT UNDANG-UNDANG NEGERI TERENGGANU (Studi Kasus Saman Nomor 1130-014-011-2011 Mahkamah Tinggi Syariah Negeri Terengganu). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (417kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (260kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul“ GUGATAN PERCERAIAN SEBAB SUAMI TIDAK BEKERJA MENURUT UNDANG-UNDANG NEGERI TERENGGANU ( Studi Kasus Saman Nomor 1130-014-011-2011 Mahkamah Tinggi Syariah Negeri Terengganu). Adapun permasalahan dalam kajian skripsi ini yaitu bagaimana proses Mahkamah Tinggi Syariah Negeri Terengganu tentang gugatan cerai sebab suami tidak bekerja, apa alasan dan pertimbangan hakim Mahkamah dalam menolak gugatan cerai dan bagaimana tinjaun hokum islam dalam masalah-masalah perceraian tersebut. Dalam pengambilan data, penulis menggunakan beberapa teknik yaitu, dokumen atau catatan yang berkaitan dengan gugatan cerai sebab suami tidak bekerja yang mempunyai hubungan dengan masalah yang diteliti. Penulis mengemukakan kaedah atau pendapat yang bersifat umum kemudian dibahas dan ditarik kesimpulan secara khusus dengan menggunakan data-data yang diteliti. Diakhir penelitian ini, penulis menyimpulkan dalam proses kasus gugatan cerai suami tidak bekerja di Mahkamah Tinggi Syariah Negeri Terengganu dalam Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Negeri Terengganu memberikan kekuasan kepada Mahkamah untuk memutuskan perceraian sebagai jalan terbaik dalam penyelesaian masalah yang dihadapi atau tidak dalam rumahtangga. Alasan hakim dalam gugatan penolakkan perceraian sebab suami tidak bekerja ini adalah dibawa kepada rundingan damai terlebih dahulu untuk melihat putusan tersebut, maka dapat diketahui bahwa sebab-sebab perceraian melalui kuasa hakim perlu kepada pengesahan mahkamah untuk membuat keputusan terhadap mereka karena mahkamah menjaga keharmonian rumahtangga kedua belah pihak. Berkaitan dengan kasus penelitian, permasalahan tersebut dianalisa sesuai menurut tinjauan hukum Islam. Hakim berpendapat bahwa setiap perkara dalam kasus harus kita lihat keadaan, dalam islam sendiri berpesan kepada kita untuk membaik pulih dalam masalah rumahtangga serta perlu berfikir mana yang baik dan mana yang buruk untuk mengambil keputusan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Feb 2016 07:32
Last Modified: 26 Feb 2016 07:32
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2761

Actions (login required)

View Item View Item