Ikhtilaf al-Hadits antara Imam al-Syafi’i dan Imam Ibn Qutaibah (Studi Komparatif Ilmu Mukhtalif al- Hadits)

Mila Azizah (2017) Ikhtilaf al-Hadits antara Imam al-Syafi’i dan Imam Ibn Qutaibah (Studi Komparatif Ilmu Mukhtalif al- Hadits). Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
1. 2017217PAI-S2COVER.pdf

Download (50kB)
[img] Text
2. 2017217PAI-S2PENGESAHAN.pdf

Download (35kB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (69kB)
[img] Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (69kB)
[img] Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (133kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf

Download (126kB)
[img] Text
7. BAB II.pdf

Download (305kB)
[img] Text
8. BAB III.pdf

Download (109kB)
[img] Text
9. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf

Download (69kB)
[img] Text
11. DAFtar PUSTAKA.pdf

Download (71kB)

Abstract

Ilmu mukhtalif al-Hadits dikategorikan sebagai ilmu yang penting karena merupakan ilmu pokok dalam memahami sunnah dengan pemahaman yang benar dan mengambil hukum, oleh karena itu para ulama memberi perhatian besar dalam masalah ini. Di antara para ulama yang pertama kali menulis tentang mukhtalif al-hadits ialah Imam al-Syafi’i dengan kitabnya Ikhtilaf al-Hadits, dan Imam Ibn Qutaibah dengan kitabnya Ta’wil Mukhtalif al-Hadits. Dikarenakan ilmu mukhtalif al-hadits merupakan ilmu yang penting dan sulit, yang mana Imam al-Syafi’i dan Imam Ibn Qutaibah merupakan ulama yang pertama kali menulis tentang ilmu yang penting tersebut, maka menjadi penting pulalah membahas metode kedua imam tersebut dalam menyelesaikan hadits-hadits yang bertentangan. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengetahui pemahaman Imam al-Syafi’i dan Imam Ibn Qutaibah terhadap mukhtalif al-hadits dan mengetahui metode keduanya serta pengaruh metode keduanya dalam hukum. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Penulis menggunakan metode komparatif dalam penelitian ini dengan cara membandingkan metode Imam al-Syafi’i dan Imam Ibn Qutaibah dalam menyelesaikan hadis-hadis yang bertentangan. Sumber primer dalam penelitian ini adalah kitab Ikhtilaf al-Hadits dan kitab Ta’wil Mukhtalif al- Hadits. Adapun sumber sekunder ialah buku-buku yang berkaitan dengan tema ini. Hasil dari penelitian ini adalah Imam al-Syafi’i memiliki berbeda dengan Imam Ibn Qutaibah dalam memahami makna mukhtalif al-hadits. Adapun dalam menyelesaikan hadis-hadis yang bertentangan, keduanya sama-sama mengedepankan metode al-jam’u wa al-taufiq, meskipun dalam al-jam’u wa al-taufiq ini mereka sama di beberapa sisi dan berbeda di sisi lain. Namun, perbedaan ini tidak selamanya menyebabkan perbedaan hukum yang mereka hasilkan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 000 Karya Umum
Depositing User: Ms. Melda Fitriana
Date Deposited: 19 Jun 2020 04:32
Last Modified: 19 Jun 2020 04:32
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/27463

Actions (login required)

View Item View Item