PENANGGULANGAN PENGEMIS DI KOTA PEKANBARU BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NO 12 TAHUN 2008 TENTANG KETERTIBAN SOSIAL

Kartini, (2016) PENANGGULANGAN PENGEMIS DI KOTA PEKANBARU BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NO 12 TAHUN 2008 TENTANG KETERTIBAN SOSIAL. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (259kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul : “Penanggulangan Pengemis di Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Daerah No 12 Tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial” Kota Pekanbaru tergolong kepada Kota Besar yang masih belum bisa mengatasi maslah Ketertiban Sosial Khususnya dalam hal Pengemis, Dalam hal pelaksanaan ketertiban Sosial khususnya para Pengemis maka dibuatlah Peraturan daerah No. 12 tahun 2008 tentang ketertiban sosial, banyaknya Pengemis di kota Pekanbaru membuat Pemerintah Pekanbaru melakukan razia, namun masih banyak Pengemis di Kota Pekanbaru yang berkeliaran walaupun telah diberlakukannya Peraturan daerah tersebut, hal ini lah yang menjadi latar belakang penulisan skripsi Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa Latar Belakang lahirnya Peraturan Daerah No. 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial di Pekanbaru, Bagaimana keberadaan Pengemis sebelum lahirnya Peraturan Daerah No. 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial tersebut di Pekanbaru dan Bagaimana Efektifitas Peraturan Daerah No. 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial tersebut di Pekanbaru, Untuk menjawab permasalahan tersebut perlu dilakukan sebuah penelitian, sedangkan metode yang digunakan oleh penulis yaitu dengan penelitian lapangan, Adapun jenis penelitian adalah penelitian hukum sosilologis yang dilakukan di Kota Pekanbaru yang bersifat deskriptif dan kuantitatif, sumber data yang digunakan adalah data primer, data skunder dan data tersier. Tapi sebagai alat pengumpul data digunakan observasi, angket dan wawancara dengan teknik acak atau disebut juga dengan Purposive Sampling Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanggulangan Pengemis di Kota Pekanbaru belum efektif, maksudnya tidak berjalan sesuai yang diharapkan karena masih banyak Pengemis di Kota Pekanbaru, adapun yang menjadi Kendala dalam Penanggulangan Pengemis tersebut ada dua Faktor yaitu Eksternal dan Internal, Faktor Internal adalah dikarenakan tidak adanya Fasilitas tempat untuk rehabilitasi, minimnya dana dari Pemerintah, adanya pelimpahan wewenang antara Dinas Sosial dengan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, dan dinas-dinas lainnya, sedangkan Faktor Eksternal adalah kurangnya partisipasi Masyarakat terhadap pemberlakuan Perda No.12 tahun 2008 tentang Ketertiban sosial, Tidak Adanya para Pengemis tersebut mendapat Pendidikan dan Kurangnya Keterampilan dan Rasa rendah diri, rasa kurang percaya diri, kurang siap untuk hidup di kota besar yang ada Pada Pengemis tersebut. Dari hasil penelitian diatas diharapkan Agar Pemerintahan Kota Pekanbaru dapat lebih mengoptimalkan Penanggulangan Pengemis yang ada di Pekanbaru dan Tidak adanya Pelimpahan Wewenang dari satu dinas ke dinas yang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Feb 2016 04:12
Last Modified: 26 Feb 2016 04:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2741

Actions (login required)

View Item View Item