IMPLEMENTASI PASAL 6 PERATURAN DAERAH RIAU NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU (LAMR) DALAM PELESTARIAN BUDAYA BAHASA MELAYU DI KOTA PEKANBARU

DODI ISKANDAR, - (2020) IMPLEMENTASI PASAL 6 PERATURAN DAERAH RIAU NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU (LAMR) DALAM PELESTARIAN BUDAYA BAHASA MELAYU DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (339kB)
[img] Text
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Bahasa Melayu Riau merupakan salah satu budaya lokal yang dituturkan oleh sebagian besar masyarakat di Provinsi Riau. Sebagai salah satu budaya lokal, bahasa Melayu memiliki fungsi penting dalam mendukung kebudayaan nasional. Oleh karna itu, bahasa Melayu perlu mendapat perhatian lebih agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Selain masyarakat, lembaga-lembaga pemerintahan seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan serta organisasi yang bernama Lembaga Adat Melayu Riau memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan kebudayaan Melayu Riau khususnya bahasa. Dalam pasal 6 Peraturan Daerah Riau Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Lembaga Adat Melayu Riau dijelaskan bahwa Lembaga Adat Melayu Riau memiliki tujuan untuk menggali, membina, memelihara dan melestarikan budaya melayu yang ada di Provinsi Riau. Visi dan misi Provinsi Riau untuk menjadi pusat kebudayaan Melayu se Asia Tenggara pada tahun 2020 menjadi landasan utama untuk melestarikan budaya-budaya Melayu yang ada di Provinsi Riau. Namun, perkembangan budaya Melayu saat ini masih belum terlihat dan cenderung semakin hilang. Salah satunya adalah penggunaan budaya bahasa Melayu. Bertitik tolak pada latar belakang di atas, maka permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini adalah mengenai bagaimana implementasi pasal 6 pada perda tersebut. Mengingat sekarang telah memasuki tahun 2020, maka patut dipertanyakan tentang bagaimana penerapan serta langkah-langkah yang telah dilakukan Lembaga Adat Melayu Riau dalam melestarikan budaya bahasa Melayu guna mewujudkan visi dan misi tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis sosiologis atau empiris yang diteliti pada awalnya adalah data sekunder, untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan. Dalam hal ini tentunya adalah Lembaga Adat Melayu Riau, masyarakat, serta pihak-pihak yang berhubungan dengan penerapan pasal 6 Peraturan Daerah Riau Nomor 1 Tahun 2012. Sedangan dilihat dari sifatnya penelitian ini adalah bersifat deskriptif, artinya memberikan gambaran yang jelas mengenai penerapan pasal 6 Peraturan Daerah Riau Nomor 1 Tahun 2012 tentang Lembaga Adat Melayu Riau. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan pasal 6 Peraturan Daerah Riau Nomor 1 Tahun 2012 tentang Lembaga Adat Melayu Riau mengenai tujuan Lembaga Adat Melayu Riau, belum dilakukan secara maksimal. Hal ini dibuktikan dengan masih belum terlihatnya tanda-tanda peningkatan dalam penggunaan bahasa Melayu. Terlebih lagi antusias masyarakat terhadap budaya bahasa Melayu semakin berkurang seiring dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Budaya, Bahasa Melayu, Implementasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 17 Jun 2020 02:55
Last Modified: 17 Jun 2020 02:56
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/27324

Actions (login required)

View Item View Item