ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG MENIKAHI WANITA HAMIL AKIBAT ZINA

Diyana Siagian, (2016) ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG MENIKAHI WANITA HAMIL AKIBAT ZINA. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (348kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (413kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (270kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG MENIKAHI WANITA HAMIL AKIBAT ZINA”. Tujuan pernikahan dalam Islam adalah mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah, yang pertama melalui pernikahan yang sah dan memenuhi rukun dan syarat. Ketika hendak menikah Rasulullah selalu menganjurkan hendak memilih calon istri itu dengan melihat kecantikannya, hartanya, dan yang paling utama Agamanya. Namun, tidak semua orang dapat melangsungkan pernikahan seperti itu. Adakalanya pernikahan itu yang diharapkan untuk harmonis, namun ditengah perjalanan terjadi ketidak harmonisan diantara keduanya. Ada pula seorang laki-laki dan perempuan terpaksa menikah karena hamil lebih dulu sebelum menikah. Dan beberapa permasalahan yang menyangkut dalam pernikahan. Dalam latar belakang penulisan ini dipaparkan bahwa Mazhab Maliki, Hanabilah apabila menikahi wanita hamil akibat zina tidak boleh pernikahannya fasid. Adapun masalah dalam penelitian ini ialah mengenai pendapat Imam Abu Hanifah tentang kebolehan menikahi wanita hamil akibat zina, landasan hukumyang digunakan Imam Abu Hanifah tentang menikahi wanita hamil akibat zina. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat Imam Abu Hanifah tentang menikahi wanita hamil akibat zina. penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan (Library reseach) dengan menggunakan kitab Bada’i As Shona’i Karangan Imam Ala’uddin Abu Bakar bin Mas’ud Al-Kasani Al-Hanafi sebagai rujukan primer, sedangkan bahan sekunder dalam tulisan ini adalah sejumlah literatur yang ada kaitan dengan penelitian ini. Metode analisa data yang digunakan adalah deduktif, induktif dan komperatif. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa boleh menikahi wanita hamil akibat zina, karena didalam al Quran wanita hamil akibat zina tidak ada ayat yang menyatakan dia haram dinikahi. Adapun alasan dan dasar hukum yang digunakan Imam Abu Hanifah dalam masalah ini adalah Q.S An-Nisa dan hadits. Dalam permasalahan menikahi wanita hamil akibat zina ini, penulis lebih cenderung berpegang kepada pendapat Imam Abu Hanifah yang berpendapat bahwa boleh menikahi wanita hamil akibat zina.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Feb 2016 04:27
Last Modified: 25 Feb 2016 04:27
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2703

Actions (login required)

View Item View Item