PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU PENYIANGAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.)

Erik Dwi Saputra, - (2020) PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU PENYIANGAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif kasim Riau.

[img] Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHAASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)

Abstract

PENGARUH POLA TANAM DAN WAKTU PENYIANGAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). Erik Dwi Saputra (11582100946) Di bawah bimbingan Novita Hera dan Bakhendri Solfan INTISARI Kedelai merupakan sumber protein nabati bagi masyarakat Indonesia. Biji kedelai mengandung protein 35%, karbohidrat 35%, dan lemak 15%. Kedelai menjadi lauk vital bagi mayarakat Indonesia. Rendahnya produksi kedelai nasional disebabkan oleh beberapa hal salah satunya gulma. Keberadaan gulma menyebabkan rendahnya pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, pengendalian gulma dengan penyiangan dan pengaturan pola tanam dapat menekan pertumbuhan gulma pada tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tanam dan waktu penyiangan gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Lahan Jl. Kartama Kecamatan Marpoyan Damai Kelurahan Marpoyan Damai dan Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang beralamat di Jl. HR. Soebrantas KM 15 Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktorial. Faktor pertama yaitu Pola Tanam: Monokultur dan Tumpangsari. Faktor kedua yaitu Waktu Penyiangan Gulma: tanpa penyiangan, 2 MST (minggu setelah tanam), 2 dan 4 MST(minggu setelah tanam), dan 2, 4 dan 6 MST (minggu setelah tanam). Perlakuan waktu penyiangan gulma 2, 4 dan 6 MST (minggu setelah tanam) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan tinggi tanam, jumlah daun, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, berat 1000 biji/gram, hasil biji per petak, berat basah berangkasan dan berat kering. Interaksi perlakuan pola tanam monokultur dan waktu penyiangan gulma 2, 4 dan 6 MST (minggu setelah tanam) yaitu 58.47 gram memberikan hasil terbaik terhadap berat kering berangkasan tanaman kedelai Kata kunci : Kedelai, Pola Tanam, dan Waktu Penyiangan Gulma.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 10 Jun 2020 03:26
Last Modified: 10 Jun 2020 03:27
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/27026

Actions (login required)

View Item View Item