ANALISIS KEDUDUKAN ARBITRASE NASIONAL DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS DI INDONESIA DAN PERBANDINGAN DENGAN ARBITRASE INTERNASIONAL

Ari Wirliadi, (2016) ANALISIS KEDUDUKAN ARBITRASE NASIONAL DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS DI INDONESIA DAN PERBANDINGAN DENGAN ARBITRASE INTERNASIONAL. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (259kB) | Preview

Abstract

Perkembagan dunia perdagangan dan bisnis semakin pesat sampai saat ini, ciri perekonomian yang paling menonjol adalah serba cepat dan efektif, dalam keadaan demikian, dari ratusan transaksi bisnis yang terjadi, tidak mungkin dihindari terjadinya perselisihan atau konflik yang menuntut penyelesaian yang cepat pula. Proses atau cara penyelesaiain sengketa bisnis yang sekarang lagi populer adalah arbitrase. Dalam penulisan ini penulis mengangkat beberapa permasalahan diantaranya bagaimanakah analisis kedudukan arbitrase nasional dalam penyelesaian sengketa bisnis di Indonesia dan perbandinganya dengan arbitrase Internasional, dan permasalahn kedua bagaimana analisis perbandingan arbitrase nasional (BANI) dengan arbitrase Internasional ICC, UNCITRAL, dan SIAC. Dalam penulisan ini data yang diperoleh penulis adalah melalui penelitian kepustakaan, yang merupakan penelitian hukum normatif untuk mendapatkan data sekunder dilakukan dengan cara membaca buku-buku, peraturan perundang undagan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, situs internet, jurnal, dan hasil-hasl yang berkaitan dengan tpik penelitian. Berdasarkan hasil analisis, penulis memperoleh kesimpulan bahwa kedudukan arbitrase memang diakui di negara kita setelah dikeluarkanya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa. Pasal 1 angka (1) undang-Undang tersebut berbunyi arbitrase adalah “cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa, dengan di keluarkanya Undang _ tersebut, maka kedudukan arbitrase semakin kuat, dan mengenai perbandingan diantara arbitrase nasional dan arbitrase Internasioanal, terdapat berbagai macam segi perbandingandintara beberapa lembaga tersebut. Sifat putusan arbitrase merupakan putusan yang bersifat final dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat para pihak, baik di lembaga ad hoc maupun lembaga arbitrase, artinya tidak ada lagi upaya hukum yang dapat dilakukan baik banding, kasasi, dan peninjauan kembali.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Feb 2016 03:30
Last Modified: 25 Feb 2016 03:30
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2693

Actions (login required)

View Item View Item